Terpisah Selama 26 Tahun Ayah dan Anak Akhirnya Bertemu

SuaraBorneo.com, KOTABARU – Pemuda bernama Rahman asal desa Karang Jawa Hulu Sungai Selatan ini terharu dan meneteskan airmata manakala dirinya bisa bertemu dengan ayah kandungnya yang selama 26 tahun terpisah.

Pertemuan diantara anak dan ayah tersebut tidak lepas dari perjuangan seorang relawan bernama Zainudin alias Zay Dalbo, pria kelahiran Banjarmasin yang tinggal di desa Sungai Durian Kotabaru.

Berawal dari postingan Rahman dimedia sosial pada Minggu (30/05) lalu dan seorang netizen mentag nama akun Zay Dalbo dari situ lah pencarian Rahman terhadap ayah kandungnya yang menurut kabar tinggal di Banian Kotabaru menemui titik terang.

Jarak yang lumayan jauh dan medan jalan yang sulit dilalui oleh Zay untuk mencari informasi keberadaan ayah kandung Rahman.

Bermodalkan keterangan Rahman dan foto akta kelahiran akhirnya didapatkan informasi dari kecamatan dan pegawai kelurahan bahwa orang yang bernama Syamsul Bahri betul bermukim di desa Banian. Seorang warga yang mengaku sahabat Syamsul Bahri pun meyakinkan keberadaannya.

Setelah sampai dirumah Syamsul Bahri yang bersangkutan tidak berada dirumah dan oleh istrinya Syamsul disarankan agar Zay menemuinya di sawah.

Linangan airmata tak kuasa di bendung oleh Syamsul Bahri ketika Zay menceritakan semuanya dari awal secara seksama bahwa anak kandungnya yang dulu masih bayi ditinggalkannya karena perceraian sedang mencarinya,begitu pula dengan Zay ia pun merasa terharu.

Upaya Zay untuk mempertemukan keduanya terus berlanjut dan menjadi mudah karena selain akta kelahiran beberapa hari kemudian Rahman mengirim foto masa kecilnya saat bersama ayahnya hingga ,Rahman dan ayah kandungnya akhirnya bisa berkomunikasi melalui video call dan pada hari Minggu (17/06) kemaren Rahman bertatap muka langsung dengan ayah kandung dan keluarganya di Banian Kotabaru.

Rahman merupakan buah dari perkawinan Syamsul Bahri dengan seorang perempuan bernama Masitah yang tinggal di desa Karang Jawa HSS.

Kehadiran Rahman ditengah-tengah keluarganya membuat suasana berubah terutama bagi dirinya dan ayah kandungnya hingga linangan airmata mewarnai nuansa Idul Fitri itu.(*pp/sb)

Check Also

Biddokkes Polda Kalsel Periksa Kesehatan dan Obat Gratis Bagi Pengunjung Siring Menara Pandang

BANJARMASIN – Tim Biddokkes Polda Kasel dengan pelaksana Brigadir Halimatus Saniah, Pengda Manik S. R, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.