‘John Tralala’ Seniman Senior Madihin Kalsel Tutup Usia

SuaraBorneo.com, BANJARMASIN – Inalillahi wainna ilaihi rojiun, kabar duka seniman dan budayawan Kalimantan Selatan yaitu H Yusran Effendi atau sering dikenal dengan nama John Tralala, Selasa (26/06) sekitar pukul 15.30 Wita.

 John Tralala yang juga dikenal sebagai pemadihin senior kelahiran 13 Juni 1959 itu, menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 59 tahun di RS Bhayangkara Banjarmasin. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah duka di Jalan Pangeran Hidayatullah Komplek Banyu Anyar, Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

 

“Orangnya sehat saja lagi tadi. Lalu tadi katanya sesak nafas dan beliau juga ada riwayat sakit jantung,” ujar Hendra (anak almarhum)

 

John Tralala meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya yaitu sakit jantung, rencananya jenazah akan dimakamkan besok, hari Rabu (27/06) setelah shalat zuhur di Alkah Pasar Arba Tatah Pemangkih, Gambut, Kabupaten Banjar.

 

Putra sulung budayawan dan pemadihin Banua H. Yusran Effendi atau akrab disebut Jhon Tralala, Hendra mengatakan ia tidak sempat menemani saat-saat terakhir almarhum sewaktu dirawat di rumah sakit Bhayangkara.

 

“Saya tadikan diajak mertua ke masjid lalu dikabari ayah meninggal dan tidak sempat ke rumah sakit, ketemunya dirumah saja tadi,” kata generasi pemadihin Banua ini. (*/ad-bjm)

Check Also

Partai Golkar Banjarbaru, Focus Pada Alat Praga Kampanye

SUARABORNEO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT), Kamis (20/9). H.Anang Sirajudin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.