Selasa , Juli 17 2018

Petisi Menolak Intervensi, Intimidasi dan Diskriminasi Terhadap Ulama Aswaja

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sesuai tuntunan atau petunjuk dari ulama nang tatuha..  Nang disampaikan melalui Habib Hanafi bin Hariri Bahasyim bahwa, foto, video, dan tulisan yang berhubungan dengan figur abah guru sekumpul yang diposting ke medsos agar segera dihapus.

Apabila figur alim ulama aswaja kita di caci maki, di fitnah, di hina atau sejenisnya agar kita tetap tenang tanpa saling balas membalas atau menanggapinya bahkan melaporkannya ke pihak berwajib. Cukup kita diam saja dan biarkan MUI yang mengambil sikap sebagaimana maksud dan tujuan dari petisi yang ditandatangani di Masjid Sabilal Muhtadin pada hari Kamis 12/07/2018.

Penanda tanganan petisi sebagai warga pencinta agama dan habaib menolak segala bentuk intervensi, intimidasi dan diskriminasi terhadap para alim ulama ahlussunnah wal jamaah.

Mengamalkan apa yang disampaikan oleh para alim ulama atau guru kita itu adalah bentuk kecintaan terhadap mereka, bukan dengan cara berdebat atau saling hujat. (pp/ad-sb)

Check Also

Politik Identitas Besar di Udara akan Kalah Gerakan Darat

JAKARTA – Pengamat Politik Ekonomi Kebangsaan, Cahyo Gani Saputro memperhatikan beredarnya nama kandidat Cawapres Jokowi, …

error: Content is protected !!