Gelar Konferensi Pers, Polres HST Beberkan 2 Tersangka Tindak Kejahatan Narkotika dan 3 Tersangka Sajam Berikut Barang Buktinya

BARABAI, SuaraBorneo.com – Polres HST kembali gelar Konferensi Pers pada hari ini Jumat (13/07). Konferensi dimulai pada pukul 14.00 Wita bertempat di Lobby Polres HST  yang dipimpin oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, SIK, MH, diwakili oleh Waka Polres HST Kompol Sarjaini.

Didampingi Kasat Res Narkoba AKP Maturidi, Kasat Reskrim Iptu Sandi, SH, Kasat Sabhara Iptu Anton Silalahi, Kasi Propam Ipda Rachmat Hidayat Noor dan Ps. Paur Subag Humas Bripka M. Husaini, SE, MM, Kapolres juga mengundang rekan-rekan wartawan baik media cetak maupun Online yang ada di Kab. HST.

Kegiatan Konferensi Pers ini atas keberhasilan Sat Res Narkoba, URC Sat Sabhara, dan Polsek Pandawan dalam pengungkapan kasus Tindak Pidana Narkotika sebagaimana di maksud dalam Pasal 303 Jo 303 bis KUHP dan Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 197 Jo 196 UU No 36 Tahun 2009, berikut kasus, tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan:

Tindak Pidana Narkotika,petugas berhasil menangkap tersangka GCP (30) Tahun yang merupakan warga Jl. Ir.P.H.M Noor Rt. 003 Rw. 002 Barabai Utara Kec. Barabai Kab. HST, Rabu (11/07) sekitar pukul 20:30 wita

Tersangka GCP dibekuk polisi saat sedang bertransakai dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli. Dalam penangkapan tersangka tersebut polisi menyita barang bukti berupa satu poket sabu-sabu seberat 0,29 gram, satu unit Handphone merk nokia warna hitam , dan satu unit sepedamotor merk Honda Scoopy DA 6921 EAL warna cokelat.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka GCP berselang setengah jam kemudian akhirnya polisi berhasil membekuk seorang tersangka lagi yang berinisial BR (35) warga Jl.Bulau Sarigading kel. Barabai Utara kec. Barabai. Dari tersangka BR polisi berhasil menyita 3 paket sabu-sabu seberat 0,83 gr dan Handphone merk Samsung warna hitam.

Pada kasus kepemilikan senjata tajam tanpa ijin kepolisian berhasil mengamankan tiga orang tersangka yaitu MR (24), MY (41) , SR (25) yang ditangkap di tiga lokasi berbeda beserta barang bukti sajam.

Tersangka MR yang merupakan warga desa Hulu Rasau kec. Pandawan ini ditangkap Kamis (12/07) pukul 22:00 wita setelah anggota polisi Sektor Pandawan menerima laporan masyarakat terkait aksi keributan yang dilakukan secara bergerombolan di jalan lingkar Kapar-Walangsi tepatnya di desa Pelajau RT.01 kec. Pandawan. Ditubuh tersangka polisi menyita barang bukti senjata tajam jenis penusuk dengan panjang 15 cm dan lebar 1 cm.

Tersangka MY warga desa Hilir Banua kec. Pandawan oleh petugas Polres HST ditangkap Kamis (12/07) pukul 22:00 wita di Desa Ayuang kec. Barabai setelah polisi mendapati sajam miliknya yang tersimpan di jok sepedamotornya.

Selain tersangka,polisi menyita barang bukti sajam beserta sepedamotor merk Honda Vario warna putih DA 6432 KL, sedangkan tersangka SR diamankan polisi disebuah warung di terminal keramat Barabai Jumat (13/07) pukul 00:30 wita setelah polisi memeriksa atau menggeledah tersangka dan mendapati sebilah sajam ditubuhnya. SR yang merupakan warga desa Muara Rintis kec. Batara itu pun beserta barang bukti digelandang petugas ke Mapolres HST untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dihadapan awak media Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, S.I.K M.H mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan masyarakat sehingga peredaran Narkotika dan pembawa sajam tanpa surat ijin di kab HST dapat terungkap dan diamankan,Kapolres juga meminta kepada masyarakat yang mengetahui ada peredaran Narkotika dan tindak kejahatan lainnya agar segera melaporkan ke Polres HST atau Polsek Jajaran Polres HST.

“Kami tidak akan pernah berhenti untuk memerangi terhadap setiap tindak pidana,semoga kita semua selalu dalam lindungan dan mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkas Sabana. (*pp/hst)

Check Also

Partai Golkar Banjarbaru, Focus Pada Alat Praga Kampanye

SUARABORNEO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT), Kamis (20/9). H.Anang Sirajudin …