Sri Nurnaningsih SE MM: Masih Fokus Pada Kesejahteraan Masyarakat, Lapangan Kerja dan Pendidikan

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Sri Nurnaningsih SE, MM duduk di Komisi IV DPRD Banjarmasin, akan maju kembali di Pemilu Legislatif 2019 dari Partai Demokrat. Dan tetap pencalonan di Dapil yang sama yaitu Banjarmasin Tengah, periode ketiga kalinya, ungkapnya yang sehari-hari di sapa Ririe Dharmah, saat wawancara langsung di kantor DPRD Banjarmasin.

Ririen Dharmah mengungkapkan, “Setiap manusia bukan masalah pengalaman, tidak terlalu juga, karena Ibu sudah mempersiapkan itu dari awal saat dilantik menjadi anggota DPRD Kota Banjarmasin, dalam arti kata tidak meninggalkan masyarakat yang memilih, tetap membangun komunikasi yang intensif sama mereka tetap membangun hubungan silaturahmi dengan mereka itu dilakukan dengan intensi setiap Kelurahan seperti itu. Jadi kalau untuk persiapan itu sebetulnya ya kita sudah jauh-jauh menjalin, inilah menjalin silaturahmi tetap membina hubungan yang baik, karena ada pada prinsipnya mempertahankan itu yang susah seperti itu,” jelasnya.

Kemudian Ririe, melanjutkan, “Sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin, masih banyak PR- PR yang harus diselesaikan sesuai dengan bidang di komisi IV yaitu pendidikan, kesehatan, dan sosial. Apalagi kan sekarang fenomena sosial di Kota kita Banjarmasin seperti yang kita ketahui dengan banyaknya kejadian-kejadian dengan bunuh diri, segala macam itu juga tingkat kesejahteraan masyarakat juga masih belum merata banyak masih banyak masyarakat miskin yang memang belum terakomodir, juga kemudian lapangan kerja juga yang masih belum balance antara apa yang tamat sekolah sama lapangan kerja diciptakan kan masih belum ada terobosan, masih banyak lampiran yang harus kita selesaikan seperti itu, jadi aset tetap ingin memperjuangkan hak-hak masyarakat yang memang membutuhkan baik itu dari segi pendidikan dari kesehatan dari segi kesetaraan gender itu masih banyak yang masih belum terealisasikan,” katanya.

“Saya masih fokus untuk masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan pendidikan, seperti itu bentuknya kita mengharapkan jangan ada anak-anak yang memang dari usia sekolah itu masih ada berkeliaran di jalan jalan meminta-minta, anak-anak seperti itu kan harus belajar, duduk di bangku sekolah tetapi fenomena yang kita lihat masih ada dari anak-anak itu yang minta-minta di perempatan lampu merah segala macam karena itu yaitu merupakan PR dari dari kita sendiri dari pemerintah kota dari pihak eksekutif dan legislatif karena kita kan ada wajar 9 tahun di mana anak-anak berarti wajib belajar dari SD sampai SMP seperti itu harus menjadi PR bagi kita bagaimana anak-anak kita supaya jangan ada lagi. Terus anak-anak yang tidak sekolah itu harus pendekatan sosial, kenapa anak-anak ini tidak sekolah apakah karena memang dari orang tuanya yang melarang atau karena memang anaknya sendiri nah itu yang harus kita ini kita cari permasalahan, kita carikan solusinya karena sebuah bangsa yang maju itu kan dilihat dari tingkat pendidikan tingkat apa intelektual dari manusianya seperti itu dan kita menginginkan kota Banjarmasin yang memang arahnya menuju kota metropolitan, kita isi dengan orang-orang yang memang cerdas sehingga kota Kita juga bisa maju seperti itu,” harapnya. (ad/hrs-sb)

520 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Check Also

Pelayanan Rumah Oksigen, Hari Libur Dinsos Tetap Layani Masyarakat

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah sepekan ini memberikan pelayanan …