Distanak Cek Kesehatan Hewan Qurban, Warga Dihimbau Beli Sapi Berlabel

SANGATTA – Meningkatnya permintaan terhadap sapi qurban menjelang Hari Raya Idul Adha, turut menambah banyaknya lapak penjual hewan qurban musiman di Kabupaten Kutai Timur. Dengan bertambahnya lapak penjaual, maka telah bertambah pula masuknya hewan qurban sapi ataupun kambing di Kutim.

Hal tersebut tentu saja menjadi perhatian serius bagi pihak Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutim, terlebih kepada kesehatan hewan qurban yang beredar di Sangatta. Untuk memastikan kesehatan hewan tersebut, maka tadi pagi, Distanak Kutim melakukan cek kesehatan hewan di tiap lokasi pengumpul dan penjual hewan qurban, Selasa (14/8).

Kepala Distanak Kutim Sugiono melalui Kepala Bidang Perternakan dan Kesehatan Hewan Mardi Suaibman mengatakan cek kesehatan ini dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjual belikan yang berasal dari luar Kutim terbebas dari antrak, jembrana dan penyakit lainnya.

“Kita cek fisiknya. Kalau sehat diberi label, tapi kalau sakit diisolasi dulu guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Tapi diharapkan sehat semua,” katanya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang akan membeli hewan qurban agar memastikan hewan yang dipilih sudah ada label sehat dari Distanak.

“Beli sapi yang sudah ada labelnya. Artinya itu sudah diperiksa dan layak diqurbankan,” ujarnya.

Mardi juga menegaskan kepada pedagang, jika ada yang merasa hewannya belum didatangi atau diperiksa oleh petugas Distanak harap untuk segera melapor.

“Silahkan lapor, nanti kami periksa. Semua akan kami layani, ini gratis kok,” tegasnya.

Sementara itu, Meiyani, tim medis Distanak yang turut trjun kelapangan mengatakan, ada dua tahap periksaan yang dilakukan kepada hewan qurban. Pertama antemortem atau cek fisik pada hewan, yang kedua postmortem yang merupakan pemeriksaan setelah hewan disembelih atau dipotong. Pemeriksaan ini diperuntukan untuk memeriksa tubuh bagian dalam seperti ada penyakit cacing hati dan lainnya.

“Kami (Distanak) lakukan dua tahapan untuk pemeriksaannya. Tadi yang sudah diperikasa ada 27 ekor sapi milik pak Hasanudi Jalan AW syahranie, Alhmdulillah semua sehat. Milik pak Syare di Jalan Apt Pranoto 37 ekor juga aman dan sehat. Dan kami terus berkomunikasi dengan tim yang lain,” terangnya.

Sekedar diketahui, pada pemerikasaan hewan qurban kali ini Distanak didampingi oleh Polres Kutim untuk turun kelapangan. Ada tiga tim yang diturunkan, dan semuannya menyebar hingga ke Kecamatan. (ra-sb)

Check Also

Malming di Pengungsian, Relawan Kalimantan dan Laskar Djogja Bakar Jagung Bersama Warga

MATARAM – Malam minggu (Malming) bagi kaum remaja adalah momen berharga untuk dilewatkan bersama teman, …