Anggota Kodim 1002/Barabai Korem 101/Antasari, Dibekali Pengetahuan Tentang Bahaya Narkoba

BARABAI – Masih dalam pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan, kali ini para peserta dibekali pengetahuan tentang Bahaya Narkoba oleh pasi Opsdim 1002/Barabai Kapten Inf Nurali, Kamis ((23/8/2018).

Lebih lanjut Kapten Inf Nurali menyampaikan bahwa sebagaimana kita ketahui bersama narkoba sesuai dengan (UU No. 35 Thn 2009) Arti : Narkotika, adalah zat/obat dari tanaman, bukan tanaman, sintetis & semi sintetis dapat menyebabkan penurunan & perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (psl 1 ayat 1).

Narkotika dibagi menjadi 3 golongan yaitu Golongan I, tidak digunakan dalam pengobatan karena berpotensi sangat tinggi, mengakibatkan ketergantungan sebagai contoh (Heroin/Putaw, Ganja, Cocain, Opium Psikotropika)

Golongan ke II digunakan dalampengobatan dan berpotensi tinggi, mengakibatkan ketergantungan seperti contoh (Morfin, Pethidin, dan lain-lain) dan Golongan ke III digunakan dalam pengobatan, berpotensi tensi ringan, namun tetap mengakibatkan ketergantungan (Codein, Etil Morfin (Dionin).

Sedangkan Psikotropika sesuai (UU No. 35/2009) Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku (psl 1 UU no.5/1997)

Untuk Bahan Zat Adiktif adalah bahan yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan psikis (psl 1 UU no.36/2009 ttg Kesehatan), Bahan Adiktif adalah arti yang lebih luas dari zat adiktif termasuk bahan baku pembuat narkoba yakni prekursor (UU NO. 35/2009 ttg Narkotika) sebagai contoh Alkohol (Miras (Brandy, Vodca, Wine, Wisky, Cognac, dll), Pelarut (Solvent), Lem Aibon, Thiner, bau Khas dan menguap untuk Bahan Adiktif Ringan : Nikotin (rokok), Kafein (kopi, teh, coklat, dll) itu semua mempunyai efek samping yaitu : Menimbulkan Alkoholisme (stimulasi, halusinasi, paranoid, Kehilangan kendali, kesadaran, pelupa, depresi (utk solvent). Untuk itu jauhi dan jangan sekali-kali menyentuh narkoba karena resiko yang ditimkannya sangat besar dan anggota TNI tidak ada kata maaf apabila terbukti menyalahgunakan narkoba hukumannya sangat berat yaitu PECAT.‚ÄĚTegas Kapten Inf Nurali. (ad/k-brb)

104 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Check Also

Musorkablub, 31 Cabor Dukung H. Saferiansyah Pimpin KONI 2019-2023

KUALA KAPUS, SuaraBorneo – 31 Cabang olah raga (Cabor) Kapuas memberikan dukungan kepada H. Saferiansyah …