PSK Pembatuan, Menangis di Hadapan Hakim

BANJARBARU – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru, Selasa (28/8) melalui Seksi Lidik dan Sidik menindaklanjuti, menyidangkan di Pengadilan Negeri kota Banjarbaru Kasus Perda 6 Tahun 2002 tentang larangan praktek Prostitusi di ekslokalisasi pembatuan pada MA Pemilik rumah dan M (PSK).

Hakim telah menjatuhkan hukuman kedua tersangka dengan kurungan pidana 2 bulan dengan masa percobaan 6 bulan. Mendapat vonis palu Hakim, M pun menangis diruang sidang.

MA dan M diajukan ke Pengadilan Negeri Banjarbaru dimana sebelumnya pada Senin (27/8)

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarbaru melalui Bidang Tibum dan Tranmas seksi Opsdal melaksanakan razia rutin terhadap para PSK yang masih beroperasi di wilayah Eks. Lokalisasi Pembatuan .

Berdasarkan hasil di lapangan petugas mendapati salah satu terindikasi PSK disalah satu rumah. Petugaspun langsung membawa salah satu yang terindikasi PSK dan pemilik rumah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Selanjutnya tersangka diserahkan ke Seksi Lidik dan Sidik untuk selanjutnya di Sidangkan di Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru terkait pelanggaran Perda nomor 6 tahun 2014 Pasal 2 terkait Prostitusi. (hrs-bjb)

292 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Dandim 1003/Kdg Sambut Kedatangan Danrem 101/Antasari di Makodim 1003/Kandangan

KANDANGAN, SuaraBorneo – Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Inf M. S Ismed, S.E., M.Han beserta Ketua …