Terus Genjot Potensi, Bapenda Kutim Lampaui Target PAD

Ket Foto: Bupati Kutai Timur Ismunandar beserta Wakil Bupati dan Wakil Ketua DPRD Kutim saat Pembukaan Rakor

SANGATTA – Terus genjot potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) optimis akan lampaui target PAD pada akhir bulan Agustus nanti.

Untuk itu Bapenda Kutim terus melakukan koordinasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyumbang PAD Kutim, agar dapat memaksimalkan potensi pemasukan bagi kas daerahnya.

Dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah yang digelar Bapenda Kutim di Gedung Serba Guna,Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. Kepala Bapenda Kutim, Musyaffa menyebutkan bahwa pihaknya per tanggal 27 Agustus 2018 kemarin, telah mencapai 101% terhadap capaian PAD Kutim dari target yang telah ditetapkan, Selasa (28/8)

Musyaffa menjelaskan, meskipun pihaknya sudah mencapai target yang ditetapkan Bapenda Kutim akan terus bekerja sama dengan segenap Stakeholder dan instansi terkait untuk terus menggali potensi terhadap pemasukan PAD Kabupaten Kutim. Bahkan dirinya pun merencanakan, pada bulan depan, pada salah satu kawasan di Sangatta Utara tepatnya dibilangan Thomas Square, nantinya kawasan tersebut akan menjadi salah satu percontohan taat pajak.

“Kami di Bapenda tidak berpikir mencapai target. Tapi bagaimana melebihi target. Inovasi akan terus kami lakukan sampai semua potensi daerah untuk menambah PAD tergali dan termaksimalkan.” jelasnya

Bupati Kutai Timur, Ismunandar yang berkesempatan hadir untuk membuka langsung Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah tersebut, datang dengan didampingi oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, dan Wakil Ketua DPRD Kutim Hj Encek UR Firgasih.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutim, Ismunandar, menyampaikan apresiasinya atas kinerja semua lini yang mendukung penuh pencapaian target BAPENDA dalam pemenuhan PAD Kutim. Ismunandar pun menuturkan bahwa terdapat satu Perda yang tidak dijalankan oleh pemerintah daerah untuk menggali potensi PAD Kutim, yaitu Perda mengenai Miras karena menurutnya terlalu banyak mudharatnya apabila diterapkan.

“Tanpa melaksanakan Perda mengenai Miras, Kutim tidak akan miskin. Masih banyak potensi lain yang bisa dioptimalkan untuk menunjang PAD, Perkebunan misalnya,dan saya apresiasi atas kerjasama semua pihak dalam memenuhi target PAD, saya berharap tiap tahun PAD Kutim terus bertambah,” ungkap Bupati Kutai Timur, Ismunandar. (ra-sb)

134 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Check Also

Menyikapi Unjuk Rasa di Jakarta, TNI dan Polri Sebangau Kuala Gelar Patroli Gabungan

PULANG PISAU, SuaraBorneo – Menyikapi situasi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta tanggal 21 – …