7 Desa di Kutim Porak Poranda Akibat Puting Beliung, Bantuan Terus Mengalir

Ket Foto: Sekda Kutim, Irawansyah (Kanan) bersama Dandim 0909 Sangatta, Letkol Inf. Kamil Pasha Bahren  (Tengah) didampingi Kapolres Kutim, Teddy Ristiawan (Kiri) saat meninjau lokasi kejadian musibah angin puting beliung, pada Kecamatan Rantau Pulung

SANGATTA – Musibah angin puting beliung yang menimpa warga pada 7 Desa di Kecamatan Rantau Pulung (Ranpul), Kabupaten Kutai Timur  (Kutim), pada hari Kamis (30/8) lalu, menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat.

Angin kencang dan hujan yang deras pada beberapa waktu yang lalu telah memporak porandakan daerah tersebut. Pasalnya, akibat musibah itu, banyak atap rumah ‘terbang’ menjadi rompal dan bangunan rumah milik warga roboh, akibat tidak sanggup memahan derasnya hujan dan amukan pusaran angin puting beliung.

Camat Rantau Pulung, Mulyono , saat dihubungi awak media mengatakan, bahwa tujuh desa yang terdampak langsung adalah Desa Pulung Sari, Marga Mulyo, Manunggal Jaya, Kebon Agung, Tunjung Labu, Tepian Makmur dan Masalap  Raya. Mulyono juga menuturkan, selain rumah warga, fasilitas umum seperti puskesmas dan juga kantor desa di wilayahnya juga turut terkena dampak dari terjangan angin puting beliung.

“Kerusakannya bermacam-macam, ada rumah roboh, atap rumah terbang, dinding rebah, dan atap rumah terbang,” ujarnya.

Melihat musibah tersebut, banyak pihak telah bersimpati akan kejadiannya. Bantuan pun terus mengalir, selain dari pemerintah, masyarakat pun turut memberikan bantuan.

Selain itu, Kodim 0909 Sangatta juga turut ambil bagian untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah itu. Sekitar 100 personil gabungan Kodim 0909 Sangatta bersama Polres Kutim telah diturunkan, untuk membantu jalannya evakuasi dan pembenahan terhadap tempat tinggal warga.

Tidak hanya itu, warga yang terkena dampak musibah, juga telah mendapatkan bantuan berupa material bangunan, sembako serta obat-obatan dari pihak TNI-Polri tersebut.

Komandan Kodim 0909 Sangatta, Letkol Inf. Kamil Pasha Bahren yang turun langsung bersama Kapolres Kutim, Teddy Ristiawan, mengatakan, dalam rangka kegiatan kemanusiaan ini, personil gabungan TNI-Polri telah memfokuskan untuk membantu warga dalam merapihkan sisa puing bangunan serta penanganan kesehatan kepada warga yang terdampak musibah.

“Personil yang memiliki kemampuan dibidang kesehatan diterjunkan, untuk membantu masyarakat yang cidera,” katanya. (ra-sb)

272 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Apresiasi Jarot Dalam Satu Hari, Berikan Pelayanan ke Masyarakat

SINTANG, suaraborneo.com – Pemerintah Kabupaten Sintang secara konsekwen terus melakukan berbagai upaya dalam membangun daerah …