Menunggu Kucuran Dana, Program Smart Regency di Kutim Terhambat

Gambar Ilustrasi

KUTAI TIMUR – Sabtu, 8/9/2018. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Irawansyah menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur  (Kutim) masih menunggu kucuran anggaran dari pusat terkait dana anggaran untuk pembiayaan Smart Regency. Dengan belum diterimanya dana transfer dari pusat tersebut, maka Pemkab Kutim saat ini belum bisa membiayai sepenuhnya terkait Program Smart Regency.

Pasalnya, kucuran dana yang ditunggu tersebut, rencananya akan digunakan untuk penyusunan masterplan, hingga pembangunan jaringan dalam program Smart Regency. Dengan belum adanya kucuran dana dari pusat, maka untuk pelaksanaannya, dilakukan bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan dana pada kas daerah.

“Kita masih menunggu dana transferan dari pusat, total anggaran untuk menjadikan Kutim sebagai Kabupaten Pintar alias Smart Regency sebesar Rp 5 Miliar. Kemungkinan saja dikucurkan Rp 2 Miliar masih dapat dikerjakan lanjutannya,” ungkap Irawansyah.

Sementara itu, dijelaskan oleh Plt Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstik) Kutim, Darsafani, dari total Rp 420 Juta, pembiayaan untuk penyusunan masterplan Samrt Regency, saat ini baru terbayarkan sebesar Rp 200 Juta. Dan sisanya masih terkendala oleh tidak adanya dana anggaran untuk membayarnya.

“Kalau ndak salah anggaran masterplannya sebesar Rp 420 Juta, dan baru dibayar separuhnya. Makanya sekarang lagi kita urus ini, agar pada saat ada pencairan dana selanjutnya dapat segera dibayar lunas utang pembayaran masterplan Smart Regency.” ujar Darsafani, Plt Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Perstik) Kutim. (ra-sb)

Check Also

Dekatkan Layanan Perbankan, Bank Kalsel Aktifkan ATM Mobile

PELAIHARI, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan selalu berkomitmen membangun …

error: Off