Pembukaan Pameran Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 berlangsung di Banjarbaru

BANJARBARU – Meskipun, acara yang dihadiri puluhan duta besar dan perwakilan negara sahabat tersebut tak dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo yang memilih meresmikan perumahan untuk korban gempa di Lombok. Acarapun pada akhirnya dibuka oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di Desa Jajangkit Kabupaten Barito Kuala, Kamis (18/10).

Ribuan Undangan, Pembukaan acara Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 yang berlangsung di Desa Jejangkit, Barito Kuala berlangsung meriah. Meskipun, acara yang dihadiri puluhan duta besar dan perwakilan negara sahabat tersebut tak dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo yang memilih meresmikan perumahan untuk korban gempa di Lombok. Hasilnya acara akhirnya dibuka oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Sementara tidak kalah ramainya di area halaman Setda Provinsi Kalsel-Banjarbaru, masyarakat dari pagi berdatangan yang tidak hanya dari Banjarbaru dan seketarnya tapi juga hulu sungai, Tanah Bumbu, kota baru dan Banjarmasin.


Masyarakat yang memenuhi halaman Setda Provinsi Kalsel dengan tujuan menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang akan meresmikan Pameran HPN-38. Meskipun ada kabar bahwa Jokowi batal hadir, masyarakat terutama para kelompok tani dan pengurus penyuluh pertanian se-Kalsel tidak mengendurkan semangat ditengah hari dengan panas yang menyengat. Tepat pukul 14.30 Wita, konvoi mobil yang di kawal unit pengawal khusus memasuki area pameran HPS-38. Tepat dimuka gerbang pameran mobil Nopol RI-38 yang di tumpangi Mentan Andi Amran Sulaiman langsung melakukan pemotongan peta terdiri dari rangkaian bunga melati, tanda dibukanya
Pameran HPS-38 di area halaman Setda Provinsi Kalsel.

Mentan Amran memasuki area pameran dengan berkeliling melihat langsung stan-stan yang diisi baik oleh instansi pemerintah maupun swasta yang digelar di sekitar lokasi.

Terhitung ada macam instansi pertanian dan pangan yang membuka stan. Peserta memamerkan berbagai alat-alat pertanian, hasil panen, toko tani, bibit, ternak ikan, bagan produksi panen dan lainnya.

Ada di tenda C dan D dan tenda Alsintan. (kawasan Mekabisasi pertanian modern). 30 stand. Ini semua diisi oleh 30 provinsi, kota kabupaten serta stakholder atau instansi yang berkaitan dengan pertanian dan tanaman pangan, total 250 stand. (hrs-bjb)

Check Also

Diberhentikan Sepihak, Wabup Tabalong Laporkan Bupati dan Sekdanya ke Bareskrim Mabes Polri

BANJARMASIN – Zony Alfianoor sebagai wakil Bupati Tabalong di periode 2014-2019 merasa kecewa setelah dirinya …