Bank Kalsel Unit Murakata Berikan Edukasi dan Motivasi ke 70 Pelaku UMKM

BARABAI– Bank Kalsel Unit Murakata, memberikan edukasi dan memotivasi pelaku UMKM, menggelar Workshop Pengembangan dan Strategi Pemasaran Produk bagi pelaku UMKM di Hulu Sungai Tengah, Rabu (23/10/2018), di Aula Kantor Dinas Perdagangan HST dan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan HST, mengundang 70 orang pelaku UMKM, dan menghadirkan dua narasumber.

Pemilik usaha Murakata Sasirangan, Helda Apidini, menjadi narasumber berbagi pengalamannya selama menjalankan usaha, hingga produk buatannya menarik perhatian pasar. Bahkan, kata Helda bisa masuk lima UMKM pilihan di Kalsel. Menurutnya, untuk bisa sukses mengembangkan usaha kecil, dibutuhkan semangat dan motivasi yang kuat.

“Kenali produk yang kita buat, apa kelebihannya dibanding produk lain yang sama dibuat orang lain.  Khusus untuk produk sasirangan kami, keunggulannya di desain motif lokal khas daerah  dan desain warnanya. Sebab kalau cuma jual kain, tak ada sentuhan seninya, tak ada bedanya dengan yang lain.  Karena ada sentuhan seni pula, satu kain kami bisa bernilai sampai Rp 700 ribu per lembar,”ungkap Helda.

Pelaku usaha harus rajin sharing, kreatif mencari peluang pasar, dan jangan sungkan untuk mempromosikan produknya di berbagai kesempatan. “Khusus untuk produk makanan,  bikin  cita rasa yang beda, perhatikan desain kemasan, serta keunggulan lainnya,”kata Helda, yang juga pegawai di Dinas Perdagangan.

Seperti halnya Helda, nara sumber lainnya, Rizali Anhar, pemilik Warung Sambal Swadarma yang juga motivator UMKM, mengimbau pelaku usaha kecil, agar meningkatkan motivasinya dalam bersaing di dunia usaha.  “Di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), kita tak lagi hanya bersaing dengan produk dalam negeri. Tapi juga produk luar negeri yang menuntut kita harus kreatif dalam mengembangkan produk dan  membaca peluang pasar,”kata Rizal.

“Pelaku usaha mikro juga harus mengerti strategi pemasaran produk. Antara lain membuat promosi-promosi kreatif, dengan memanfaatkan berbagai media. Juga rajin menghadiri pertemuan seperti workshop yang dilakukan Bank Kalsel. “Melalui pertemuan antarusaha kecil inipun kita bisa mengenalkan produk kita. Caranya dengan menyelipkan nama usaha kita saat bertanya ke narasumber,”katanya.

Strategi marketing lainnya, Rizal menyarankan untuk bekerjasama dengan perbankan, serta menggunakan kredit usaha, untuk kegiatan usaha. “Kita jangan tutup mata juga dengan fasilitas  perbankan, ketika membutuhkan bantuan modal  untuk pengembangan usaha,”katanya.

Kepala Bank Kalsel Unit Murakata, Barabai, Hj Mariatul Kiptiah dalam kesempatan itu menyampaikan pengenalan produk Bank Kalsel, di antaranya adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dalam konteks pengembangan UMKM, kata Mariatul, jenis KUR yang diberikan adalah KUR produktif. KUR bisa diberikan secara perorangan, kelompok hingga koorporasi.

“Untuk usaha mikro pinjaman sampai Rp 25 juta, sedangkan untuk ritel, Rp 25 juta sampai Rp 500 juta, dengan bunga tergolong paling ringan,”katanya.

Workshop UMKM yang digelar Bank Kalsel Unit Murakata, diharapkan memberikan edukasi dan sebagai ajang promosi bagi pelaku UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah, khususnya di Bumi Murakata. (*/ad-sb)

213 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Sepuluh Finalis ‘Pocari Sweat Bintang SMA’ Siap Wujudkan Mimpi Besar Anak Indonesia

JAKARTA, SuaraBorneo – Pocari Sweat Bintang SMA ajang pencarian bakat berbasis online di Indonesia telah …

error: Off