Banjarmasin-Martapura Berdampak Banjir, Hutan Pegunungan Meratus Jika Tetap Ditambang

SuaraBorneo.com РUntuk Kalimantan Selatan kota Banjarmasin adalah dataran terendah beberapa daerah berada di bawah permukaan laut (16 cm-0,16 m), wilayah terendah berikutnya adalah Kabupaten Banjar (Martapura), sementara dataran tertinggi di Kalimantan Selatan adalah HST (Barabai/Pegunungan Meratus Puncak tertinggi 1901 Mdpl). Beberapa hari yang lalu pengadilan memenangkan pemerintah melalui kementerian ESDM untuk mengeluarkan izin tambang batubara  kepada PT Mantimin Coal Mining (MCM) untuk beroprasi di Kab.HST yang masuk di wilayah pegunungan meratus yang juga rimba dan pertahanan terakhir hutan Kalimantan Selatan.

Jika eksploitas terus berjalan tentu ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh masyarakat khususnya Kalsel (ekonomi, budaya, terlebih dampak lingkungan).

Untuk Banjarmasin dan Martapura mau tau dampak yang “pasti” akan dirasakan nanti jika tambang tetap beroprasi dan merusak hutan di pegunungan meratus?

Kita tahu teori mengalirnya air? Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, dan terendah adalah (Banjarmasin-Martapura) Sampai disini paham kan maksudnya?

Terakhir mengutip salah satu hadits dari Kitab 40 hadits peristiwa akhir zaman susunan Abuya Ahmad Fahmi Zamzam al Banjari an Nadwi al Maliki Hafidzahullahu Ta’ala.

…….Bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam “Nanti kamu akan dapati banyak tambang-tambang, dan yang akan menguasainya adalah orang-orang jahat.” (HR.Baihaqi).

Semoga Allah Ta’ala menjaga kita, ternyata bencana bukan hanya karena rusaknya alam tapi maksiat kita. (*/ad-sb)

#SAVEMERATUS.

583 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Check Also

Penanganan Limbah B3, Pembangunan IPAL RSUD Kapuas Segera Terwujud

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Proses pembangunan Istalasi Pembuangaan Air Limbah (IPAL) RSUD Dr. Sumarno Sosroadmojo …