Kemeriahan Festival Mahakam 2018, Kembali Gelar Renang Melintasi Sungai Mahakam

SAMARINDA – Festival Mahakam, Event tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, kembali menggelar Lomba Renang Lintasi Sungai Mahakam, Minggu (4/11).

Pada tahun ini, jumlah peserta mengikuti Lomba Renang Lintas Sungai Mahakam terbilang cukup banyak. Terdapat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun lalu, tercatat ada 209 peserta yang mendaftar untuk mengikutinya.

“Tradisi lomba berenang lintas sungai mahakam, menjadi yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat.” ucap Sofyan Nur, salah satu Koordinator Lomba Festival Mahakam 2018, disela kegiatan.

Dalam perlombaan, peserta diwajibkan renang menyebrangi sungai mahakam menempuh jarak kurang lebih 400 meter, dari  Samarinda Seberang menuju Samarinda Kota, dengan ketentuan finish didepan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Penonton pun bertumpah ruah, masyarakat terlihat sangat antusias mengunjungi perhelatan Festival Mahakan 2018. Tak hanya masyarakat dari Kota Samarinda saja, namun masyarakat dari luar kota turut berdatangan menghadiri pagelaran festival ini.

Salah satunya ialah, Rif’ah (20), masyarakat asal Kutai Timur (Kutim), yang terlihat turut hadir. Wanita asal Kutim itu, mengaku rela harus menempuh 7 jam perjalanan dari Bengalon menuju ke Samarinda, demi menyaksikan kemeriahan jalannya perhelatan Festival Mahakam 2018. Setelah mendapatkan informasi dari internet, dirinya merasa penasaran dengan gelaran event tahunan ini. Untuk memutus rasa penasarannya, maka ia putuskan dengan melihatnya langsung ke Samarinda.

Kepada awak media, Rif’ah (20) berucap, jika dirinya senang bisa hadir dan merasa sangat terhibur dengan adanya gelaran event seperti ini. Pasalnya, selain dapat menghibur masyarakat, ia menilai event tahunan seperti ini, sekaligus bisa menjadi wadah bagi pemerintah untuk memperkenalkan kearifan budaya daerah lokal kepada khalayak luas.

“Festival seperti ini sangat menarik untuk terus diselenggarakan. Selain jadi ajang promosi untuk menarik minat kunjung para turis, juga sekaligus dapat mendongkrak perekonomian lokal,” ucapnya.

Tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa, lomba renang tersebut diikuti pula oleh para atlit hingga anggota militer. Terdapat 10 prajurit dari Yonif 611 Awang Long, diterjunkan untuk mengikutinya. Peserta terlihat saling beradu ketangkasan, menjadi orang pertama yang dapat menyeberang, ditengah ganasnya aliran arus Sungai Mahakam.

Di dunia militer sendiri, perlombaan serupa tentulah dirasa sangat menarik.  Sebab, hal tersebut sangat berhubungan erat dengan kemampuan yang wajib dimiliki oleh masing-masing individu seorang prajurit. Kemampuan itu dirasa penting untuk dimiliki, mengingat Yonif 611 Awang Long, juga turut serta dalam menjaga keamanan wilayah perairan kota Samarinda.

Diungkapkan, Danyonif 611 Awang Long, Mayor Inf. M. Rizqi Hidayat Djohar, bahwa dengan mengirimkan 10 prajurit, dirinya dapat mengukur tingkat kemampuan yang dimiliki oleh anggota dibawah satuan komandonya. Ia pun berpendapat, jika kegiatan lomba renang seperti ini sekaligus dapat menjadi wadah untuk mengasah kemampuan serta keterampilan fisik dan mental seorang prajurit.

“Mengikuti lomba berenang lintas Sungai Mahakam ini, bertujuan untuk melatih mental dan mengembangkan potensi dibidang olahraga agar bertujuan meningkatkan pengalaman bertanding,” ungkapnya.

Untuk diketahui, tahun ini pagelaran Festival Mahakam, dilaksanakan untum yang ke 19 kali nya, sejak digelar pertama pada tahun 1999 lalu. (ra-sb)

Check Also

Diberhentikan Sepihak, Wabup Tabalong Laporkan Bupati dan Sekdanya ke Bareskrim Mabes Polri

BANJARMASIN – Zony Alfianoor sebagai wakil Bupati Tabalong di periode 2014-2019 merasa kecewa setelah dirinya …