Dan Lanal Banjarmasin Tutup Secara Resmi TMMD ke-103 Kodim 1002/Barabai Korem 101/Antasari di Desa Awang

BARABAI – Komandan Pangkalan Laut Banjarmasin Kolonel Laut (P) Wijayanti.S.E tutup secara resmi tutup Tentara Manunggal Ke 103 Kodim 1002/Barabai Korem 101/Antasari di lapangan Ilung Kec. Batang Alai Utara Kab. Hulu Sungai Tengah, Selasa (13/11/2018).

Upacara yang dihadiri oleh Ketua DPRD HST H. Saban Effendi. S.H., Plt. Bupati HST Drs. H. A. Chairansyah. forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kab. Hulu Sungai Tengah, Dandim 1001/Amuntai, Dandim 1008/Tanjung, Dandim 1010/Rantau, Danyonif 621/Manuntung, Kepala SKPD, para Camat se kab HST, Kepala BUMN/BUMD se kab HST, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, para pembakal se Kec. Batang Alai Utara.

Sedangkan pasukan upacara terdiri Anggota Kodim 1002/Barabai, Anggota Yonif 621/Manuntung, Anggota Polres HST, Satpol PP Kab. HST, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono selaku PJO (Penanggung Jawab Operasional) TMMD ke 103 yang dibacakan inspektur upacara Kolonel Laut (P) Wijayanto.S.E bahwa hampir satu bulan sejak dibuka TMMD ke 103 ini. Para Prajurit TNI, Anggota Kepolisian, Aparat Pemda serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan baik fisik dan non fisik.

Disetiap kegiatan TMMD, kita dapat menyaksikan semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancar di setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja di Lapangan. Hal ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa.

Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan Rakyat, yang merupakan roh perjuangan Bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kamajuan Bangsa,  yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh.

Yang yang diambil pada TMMD ke 103 ini adalah “TNI Manunggal Rakyat dalam mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis” sejalan dengan Visi Pemerintah Pusat melalui kebijakan “Membangun Indonesia dari Pinggiran” kebijakan ini memberikan kesempatan untuk membantu daerah-daerah yang belum tersentuh pembangunan secara merata, sekaligus sebagai momentum untuk menggelorakan kembali semangat gotong royong serta memantapkan apa yang disebut imunitas Bangsa.

Imunitas Bangsa pada dasarnya merupakan wujud kepedulian dan keprihatinan TNI dalam memandang persoalan sosial yang berakar dari perubahan sikap hidup dan pudarnya nilai-nilai luhur budaya Bangsa seperti semangat untuk bersatu, menghormati perbedaan, pantang menyerah dan rela berkorban.

Sebelum mengakhiri amanatnya KASAD menitipkan pesan kepada Satgas TMMD dan segenap masyarakat sebagai berikut:

Pertama Pertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat yang telah kita rasakan selama kegiatan TMMD. Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli Bangsa kita.

Selanjutnya pelihara hasil-hasil program TMMD ke 103 ini dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat. Teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa masing-masing serta jadikan diri kita sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar kita untuk mau belajar dan memajukan desa. (*/ad-sb)

Check Also

Kerendahan Hati dan Hari Terakhir AKP Wahyu Ismoyo Jayawardana di Kota Serambi Mekkah

MARTAPURA, SuaraBorneo – Kepala Bagian Operasi Polres Banjar, AKP Wahyu Ismoyo Jayawardhana, dalam hitungan jam …

error: Off