Mengurangi Penyimpangan, Pemko Banjarbaru Luncurkan Penyaluran BPNT

BANJARBARU – Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Banjarbaru bertempat di Halaman Kecamatan Banjarbaru Selatan. BNPT ini adalah program dari Kementerian Sosial untuk masyarakat penerima manfaat melalui mekanisme uang elektronik, sebagai bantuan sosial di bidang pangan, menggantikan program Raskin, Kamis (22/11)

Uang elektronik ini berupa tabungan dan kartu ATM yang menjadi media penyaluran bantuan pemerintah sebesar Rp.110 ribu setiap bulan. Pemerintah bekerja sama dengan himpunan Bank Negara untuk menyalurkan bantuan/subsidi secara non tunai. Tujuannya untuk mempermudah pengontrolan, pemantauan dan mengurangi penyimpangan.

Di Kota Banjarbaru, program BPNT disalurkan oleh BRI yang telah menyiapkan dukungan berupa 1 kantor cabang pembantu di KCP A Yani, 7 kantor BRI unit serta 10 unit e-warung dan 29 agen BRILink yang tersebar di Kota Banjarbaru dimana masyarakat bisa membeli kebutuhan pangannya seperti seperti beras, gula dan telur.

Menurut Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, penerima Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Banjarbaru sebanyak 8199 keluarga penerima manfaat.

H Nadjmi Adhani berpesan agar kartunnya disimpan baik-baik, dipergunakan sebaik-baiknya dan tidak disalahgunakan. “Kita ingin masyarakat kita yang memerlukan benar-benar bisa terbantu dan tercukupi kebutuhan pangannya,” pintanya.

Peluncuran program ini juga diiringi dengan penyerahan secara simbolis BPNT oleh Walikota Banjarbaru kepada penerima manfaat. Setelah itu diadakan simulasi bagaimana menggunakan kartu elektronik untuk membeli kebutuhan mereka. (hrs/hum-bjb)

Check Also

Lapor! Paman Dapat Penghargaan dari Kemenpan RB RI

JAKARTA, SuaraBorneo – Lapor Paman branding yang selama ini digunakan untuk SP4N LAPOR! Prov. Kal …

error: Off