SUNGAI REGENERATIF : #03 Ruang Sungai

Oleh : Yustinus Sapto Hardjanto

Sungai alamiah ada bukan hanya sebagai saluran air belaka. Fungsi dan manfaatnya bukan hanya pada alur atau palung tempat menampung dan mengalir airnya.

Sungai menjadi sungai karena berada dalam sebuah ruang, yakni ruang sungai.

Selain palungnya, sungai mempunyai ruang pasang surut atau ruang banjir, sungai juga mempunyai ruang ekologis dan ruang perlindungan atau keamanan.

Ruang pasang surut atau dataran banjir merupakan ruang di kanan kiri sungai yang mewadahi naik turunnya vokume air sungai bahkan luapan air sungai. Ruang pasang surut atau dataran banjir ini bisa juga berupa rawa yang luas dan tersambung dengan sungai.

Sementara yang disebut sebagai ruang ekologis adalah ruang penghubung antara ekosistem air dan darat. Sungai harus mempunyai ekosistem peralihan.

Sedangkan ruang keamanan sungai adalah ruang yang mempunyai fungsi melindungi sungai dari berbagai macam tekanan dari luar baik yang bersifat alami maupun karena campur tangan manusia dan faktor lainnya.

Sungai tidak akan menjadi sungai yang sebenarnya apabila ruang-ruang ini berubah fungsi atau bahkan hilang.

Berkurang atau hilangnya ruang banjir, ruang ekologis dan ruang keamanan sungai biasanya akibat okupasi dan alih fungsi ruang itu oleh manusia dengan berbagai kepentingan.

Okupasi itu biasanya bertujuan menjadikan ruang sungai area permukiman, perladangan terbuka dan pembangunan bangunan air.

Dan bahkan demi alasan estetika dan menghalau ancaman lainnya ekosistem sungai sering kali dikorbankan. Salah satu yang lazim adalah dengan menurap sungai dengan lembaran sheet pile. Pemasangan bahan semen yang kemudian membuat sungai menjadi mempunyai dinding yang kedap air.

Kita kerap kali mengatur-atur sungai atau menggunakan sungai sesuai keinginan kita. Hukum sungai bukanlah keteraturan seperti yang kita bayangkan. Sebab keteraturan sungai justru terletak pada ketidakteraturannya.

Ketidakteraturan yang tercipta karena dinamika sungai. Maka sungai bisa melebar atau menyempit, berkelok, dalam dan dangkal dan dari hulu ke hilir kanan kirinya ditumbuhi oleh vegetasi yang berbeda.

Maka jika ingin tetap punya sungai berhentilah mengatur sungai dan mulailah mengakui serta memastikan ruang sungai tetap menjadi milik sungai.

#natureforwater
#ruangsungai
#memulihkanmenjagamerawat
#letberiverberiver

200 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Pasca Kebakaran Rumah di Alalak Tengah, Bantuan terus mengalir untuk Korban

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pasca kebakaran yang menimpa puluhan rumah di RT 12 dan RT 13, …