Anies Bantu Puluhan Miliar untuk Korban Gempa NTB

MATARAM, SuaraBorneo.com
– Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menerima kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (04/1/2019). Dalam kunjungan itu, Anies menyerahkan bantuan puluhan miliar rupiah untuk pembangunan hunian sementara (Huntara) dan sekolah bagi warga korban gempa.

Dilansir dari Lombokita.com penyerahan bantuan ini menjadi yang kedua kalinya di Kabupaten Lombok Utara. Sebelumnya, bantuan ratusan ton beras dari Pemprov DKI Jakarta dikucurkan kepada warga Lombok Utara.

“Proses recovery Lombok pasca gempa membutuhkan waktu lama, sehingga dengan segala kemampuan untuk membangun kembali sekolah di Lombok Utara ini dan Lombok Timur,” ujar Anies usai penyerahan bantuan rehab rekon pascagempa.

Ia menuturkan, bantuan yang diberikan kepada KLU sebesar Rp 19 miliar lebih. Jumlah ini ditambah lagi dengan sumbangan pegawai Pemprov DKI Jakarta yang dikumpulkan melalui Badan Zakat, Infaq dan Sadaqoh sebesar Rp 4,4 miliar. Sehingga total bantuan untuk KLU sebesar Rp 23,4 miliar.

“Kita juga membantu untuk Lombok Timur senilai Rp 10 miliar,” sambungnya.

Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis kepada Bupati KLU Najmul Akhyar dan disaksikan Gubernur NTB Dr Zulkifliemansyah, Ketua DPRD Kota Mataram H Didi Sumardi, perwakilan Pemda Lombok Timur, bersama kepala SKPD se KLU dan warga sekitar di SMPN 2 Tanjung, Dusun Cupek Desa Sigarpenjalin Kecamatan Tanjung.

Bantuan yang diberikan tersebut untuk pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa. Salah satu contoh seperti di Desa Sigarpenjalin akan membangun rumah sementara yang bisa dirancang cepat. Rencananya, pembangunan rumah dari bilik bambu dengan ukuran 4×5 meter.

“Karena dengan cara seperti itu maka proses pembangunan bisa dengan cepat,” katanya.

Ia mengungkapkan, bantuan tersebut berasal dari APBD-P DKI Jakarta yang pelaksanaannya harus mengikuti peraturan yang ada. Terutama pada bentuk bangunan dan ukurannya. Selain itu, bantuan juga berasal dari masyarakat yaitu ASN Pemprov DKI Jakarta.

Secara teknis untuk pembangunan huntara dan sekolah tentu mengikuti semua yang ada dalam ketentuan-ketentuan di Pemerintah KLU dan Lombok Timur.

“Jumlah sekolah yang dibangun sebanyak 21 sekolah dari Rp 23 milliar itu,” imbuhnya.

Pembangunan sekolah nanti untuk TK dan Paud sebanyak 4 sekolah, 10 unit SD, dan sisanya SMP. Untuk SMP pembangunannya akan berbeda sebab ada yang hanya komponen.

Ia berharap tahun anggaran ini semua pembangunan bisa selesai. Anies pun yakin hal tersebut akan cepat rampung karena desainnya telah ada.

“Tinggal pengerjaan saja,” tandasnya.

Sementara Gubernur NTB Dr. Zulkifliemansyah berharap NTB dan DKI Jakarta mempunyai kerjasama di berbagai bidang. Dr. Zul juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan ke Pemkab KLU tersebut.

“Kita apresiasi atas perhatian pemerintah dan warga DKI untuk Lombok Utara khususnya dan NTB pada umumnya,” pungkas Zul. (*pp/sb)

142 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Diduga Bawa Inek, Warga Muara Dadahup Ditangkap Polisi

  KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Misransyah alias Utuh Feri (36) diamankan polisi diduga membawa inek …