Keluarga Pelaku Penganiayaan di AKT Ajukan Damai, Korban Desak Polisi Tangkap Pelaku Secepatnya

Ket Foto: Korban (Nazamudin)

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com РPeristiwa penusukan di Jl. Antasan Kecil Timur Banjarmasin yang dilakukan pelaku berinisial S terhadap korban Nazamuddin pada Selasa malam (02/01) masih dalam tahap lidik Polresta Banjarmasin.

Pelaku yang melarikan diri usai melakukan penganiayaan dengan sajam, hingga berita ini diturunkan belum berhasil ditangkap aparat kepolisian. Meskipun demikian kakak korban Ady, mengaku telah didatangi oleh 2 orang perempuan yang mengaku keluarga dekat pelaku untuk mengajak berdamai.

“Sekitar pukul 19:30 WITA tadi ada 2 orang perempuan datang, satunya mengaku sebagai orang tua pelaku. Mereka mengajukan perdamaian namun saya tolak. Kondisi adik saya masih kritis, untuk menerima pengajuan damai dengan pelaku, pada saat ini masih belum terpikirkan. Perkaranya pun sudah saya laporkan kepihak berwajib jadi kita percayakan kepada polisi untuk memproses hukum pelaku,” cerita Ady kepada SuaraBorneo.com, Minggu (06/01).

Ady tidak menampik jika pengajuan damai dari pihak pelaku diterima namun demikian proses hukum tetap berjalan dengan seadil-adilnya.

“Saat ini kami selaku pihak korban hanya berharap agar polisi segera menangkap pelaku. Ini sudah hari kelima lho pasca kejadian namun hingga kini pelaku belum juga tertangkap, ada apa dengan kepolisian yang menangani kasus ini ?? “,tanyanya.

Dikonfirmasi lewat Whatsapp pribadinya, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi hanya menjawab singkat,” iya, terimakasih informasinya nanti saya sampaikan ke tim lidik,” jawabnya (setelah memberitahukan keluarga pelaku datang mau damai).

Sebelumnya, perkara dugaan penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan korban Nazamuddin (35) terjadi pada Selasa malam (02/01) pukul 23:00 WITA. Korban yang saat itu sedang nongkrong tiba-tiba datang pelaku S yang menusukan sajam jenis pisau ke punggung korban. Akibatnya korban mengalami luka tusuk hingga mengenai paru-parunya.

Penganiayaan tersebut dilatarbelakangi oleh pelaku yang tidak terima ketika korban komplin terkait pengisian kuota internet dicounternya. (*pp/sb)

256 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Diduga Bawa Inek, Warga Muara Dadahup Ditangkap Polisi

  KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Misransyah alias Utuh Feri (36) diamankan polisi diduga membawa inek …