Diduga Berkelahi Dengan Ular Tanah Dendi Tewas Bersimbah Darah

 

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Perkelahian berujung maut yang menewaskan Dendi (26) terjadi di kawasan Jalan Pekapuran Raya Gang H Majedi RT 7 Kelurahan Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (7/1) sekitar pukul 18:30 WITA.
Korban tewas merupakan warga Pekapuran Raya Jembatan 5 itu mengalami luka di bagian dada dan kepala.

Korban sempat dibawa menggunakan unit BPK Japan ke IGD Rumah Sakit Ulin Banjarmasin akan tetapi nyawa nya tidak dapat tertolong.

Kapolsek Banjarmasin Timur, Kompol Uskiansyah menerangkan dugaan motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah karena dendam.

Hasil penyelidikan aparat kepada beberapa saksi. Pertikaian berdarah berujung duel maut yang menewaskan Dendi (26), diduga motif pelaku yang menyimpan dendam lama kepada korban.

“Kita telah periksa sejumlah saksi di lokasi kejadian dan orang terdekat korban. Motif pelaku diduga dendam lama, dulu pelaku dengan korban sempat terjadi perselisihan pada bulan ke April tahun lalu,” terangnya kepada awak media, Senin (7/1) pukul 22.00 WITA.

Sementara itu, diketahui identitas pelaku adalah warga yang berdomisili tak jauh dari tempat kejadian perkara di kawasan Jembatan 7 Kelurahan Pekapuran Raya Kecamatan Banjarmasin Timur.

Berdasarkan informasi dihimpun, aparat kepolisian telah menciduk serta mengamankan diduga kuat pelaku, yang menewaskan Dendi di Mapolresta Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku itu diketahui bernama M Irfani atau biasa disapa Ular Tanah (29), yang seharinya bekerja sebagai buruh.

Warga Jalan Pekapuran Gang Ki Hj Lima Ujung Pekapuran Raya ini diamankan tanpa perlawanan. Bersama pelaku, petugas juga menyita satu bilah senjata tajam jenis pisau, yang diduga untuk menghabisi korban. (*pp/sb)

397 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Check Also

Diduga Bawa Inek, Warga Muara Dadahup Ditangkap Polisi

  KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Misransyah alias Utuh Feri (36) diamankan polisi diduga membawa inek …