Pertahankan Adiwiyata, SDN 010 Wajibkan Murid Memungut Sampah Sebelum Belajar

Terlihat asri dan bersih sarana halaman sekolah SDN 010 dalam mendukung suksesnya adiwiyata tingkat nasional.

SuaraBorneo.com, Kutai Timur – Melalui program kementerian Pendidikan RI, yang digaungkan oleh Dinas Pendidikan di masing-masing wilayah baik ditingkat Provinsi Kabupaten dan Kota melalui konsep sekolah berbasis adiwiyata.

Tak kalah ketinggalan Dinas Pendidikan Kabupaten  Kutim turut menyosialisasikan berbagai tahapan seleksi adiwiyata seperti halnya di beberapa sarana sekolah baik SD hingga SMP.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Kelurahan Sangatta Utara Kecamatan Sangatta Utara Riduan, S.Pd yang mana lingkungan sekolahnya juga berkompetisi dalam tahapan penilaian Adiwiyata hingga lolos verifikasi ditingkat nasional.”Sebelumnya kami turut difasilitasi oleh disdik Kutim untuk dapat mengikuti seleksi Program Adiwiyata 2018. Program yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia , yang mana dalam partisipasi adiwiyata bertujuan  membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, serta berpartisipasi pada  pelaksanaan aktivitas pelestarian lingkungan dan pembangunan secara berkelanjutan,” urai Riduan.

Riduan mengungkapkan sebelum mengikuti tahapan seleksi adiwiyata di tingkat nasional, agar dapat sukses hingga di tingkat nasional Kepsek SDN 010 turut menanamkan partisipasi peduli adiwiyata dikalangan murid juga pendidik (guru) dengan menggiatkan agenda Jumat bersih. “Sebelum memulia berdoa mengawali aktifitas belajar mengajar di ruang kelas kami mewajibkan  setiap murid memungut sampah setiap hari, yaitu setiap anak wajib mengumpulkan sampah paling tidak 1 sampah (1 child 1 trash) yang dikendalikan melalui buku sampah,” terang Riduan

Buku kendali sampah yang dimaksudkan  Riduan, yaitu  bertujuan untuk  memantau masing-masing murid di  kelas dalam  setiap harinya  berapa banyak sampah yang dipungut dalam setiap minggunya  dibawah pengawasan tim pembina yang menangani sampah dimasing-masing kelasnya. (ra)

Check Also

Peduli Sesama, Bank Kalsel Beri Bantuan Rp 40 Juta Korban Kebakaran di Alalak Selatan

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Bakti sosial peduli sesama, Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan …