Lima Perwakilan Kwarcab Pramuka Kutim Didelegasikan ke Thailand Ikuti National MOOT

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang Saat Melepas Rombongan

SuaraBorneo.com, KUTAI TIMUR – Beragam prestasi terukir pada bidang pendidikan dan ekstrakurikuler lingkup sekolah di Kabupaten Kutai Timur.

Seperti halnya yang diuraikan oleh Kepala Dinas Plt Pendidikan Kabupaten Kutai Timur, Roma Malau menegaskan belum lama ini 5 perwakilan murid mengikuti agenda ke Pramukaan di tingkat Internasional.

“Yang mana 5 perwakilan adik adik pramuka kami, sedang mengikuti event pramuka di Thailand, ” beber Roma Malau saat ditemui secara terpisah diruang kerjanya.

Roma Malau mengungkapkan rekruitmen para peserta ke Pramukaan yang mengikuti kegiatan Pramuka di Tahiland melalui berbagai tahapan seleksi. ” Kami sangat bersyukur ternyata Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutai Timur (Kutim), masuk dalam seleksi sehingga mengutus 5 perwakilan muridnya,” imbuh nya.

Adapun kegiatan Pramuka tersebut terhitung dari Senin (21/1 ) Sampai dengan Jumat (25/1 ) 2019, event Pramuka tersebut bertajuk National MOOT Thailand (NMT) 2019. Berlangsung di Vajiravudh International Scout Camp yang berada di provinsi Chonburi, Thailand. MNT mengusung tema “Service for a Good World service for a Better World” ini akan diikuti sedikitnya 11.800 peserta se-ASEAN.

Ke 5 adik adik perwakilan Kwarcab bersama 2 tim pendamping
dilepas langsung oleh Ketua Kwarcab Kutim sekaligus Wakil Bupati Kutai Timur Kakanda H Kasmidi Bulang ST.MM, pada Rabu (16/1) 2019 baru baru ini dihalaman Sekkab Kutim.

Dalam sambutannya ditengah pelepasan para peserta pramuka Kwarcab Kutim, Ketua Kwarcab Kasmidi menegaskan dapat mengikuti tahapan demi tahapan kegiatan sebaik mungkin. “Karena ini momen yang langka dan dibalik ini semua tentunya ada hikmah yang dapat dipetik untuk menjadi bekal dalam menambah pengetahuan serta wawasan yang luas. Kemudian berbagi pengalaman dengan rekan- rekan yang lain,” urai Wabup.

Tidak hanya itu saja pucuk pimpinan Kwarcab Kutim ini juga turut menegaskan selain sebagai pengalaman event ke Pramukaan bertaraf Internasional sekaligus menyerap wawasan pengetahuan, teknologi serta mempelajari dalam menggali wawasan akan nilai-nilai seni dan budaya bangsa negara lain. “Rangkaian kegiatan nantinya juga harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil pelaporan sehingga dapat dijadikan hasil dari studi banding selama mengikuti kegiatan,” tutur Kasmidi.

Kasmidi juga meminta kepada para peserta yang diberangkatkan dapat tetap menjaga kesehatan selama berlangsungnya kegiatan dan yang terpenting menjaga nama baik Kwarcab Kutim. “Semoga adik adik – ku yang diutus mewakili Kwarcab Kutim bisa mengikuti jalannya kegiatan dengan lancar dan sukses,” ucapnya.

Selebihnya orang nomor dua di Pemkab Kutim mewakili pemerintah daerah sangat mendukung berbagai program ke Pramukaan di Kutim baik dalam mengikuti ajang di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Internasional. “Sehingga sebagai penerus bangsa dapat terus meningkatkan performa sumber daya manusia,” pesan Kasmidi.

Sedangkan Sekretaris Kwarcab Kutim Supratman mengatakan kegiatan NMT sama halnya dengan program Remuna tingkat ASEAN usia 16-18 tahun. Yang mana kegiatan meliputi bina keakraban penegak pramuka antar negara, diskusi, seminar dan pertunjukan seni dari masing- masing negara.

Sekretaris Kwarcab Kutim menjelaskan ke 5 peserta yang turut didelegasikan menuju “negeri gajah putih” yaitu Aryadi Jamal Arsyad dari Kecamatan Sangatta Selatan, Muhammad Nur Wahyuddin dan Linda Yasinta dari Bengalon, Devita Sari Kaubun serta Tri Wardani dari Kecamatan Muara Wahau. Kelima peserta tersebut juga telah melalui seleksi yang mewakili Kutim ini telah mengikuti seleksi di kecamatan dan kabupaten. Selanjutnya akan bergabung bersama daerah yang lain se-Indonesia.”Untuk dapat mengikuti event internasional di Thailand sebelumnya dalam proses seleksi di test dalam kecakapan berbahasa Inggris, para peserta Kwarcab Kutim terbilang proaktif mengikuti kegiatan di Gugus Depan (Gudep) masing- masing. Lima utusan ini akan bergabung bersama 45 penegak se-Indonesia. Untuk mengikuti training camp selama 2 hari (18-19 Januari 2019) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur,” ulas Supratman.

Supratman menambahkan menambahkan, pada surat edaran yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal National Scout Organization of Thailand, Mr Prasert Boonruang, nantinya peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang terbilang seru dan mengasyikkan seperti Adventure Challenge, Global Develop Village, Exploring Nature, Friendship and Social bonding. (ra-sb)

Check Also

Kasad Pimpin Serah Terima Jabatan Pangdam XII/Tanjungpura dan Aspam Kasad

JAKARTA, suaraborneo.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin Upacara Serah …