DBD, Dua Orang Meninggal Dunia

Ket foto : Kasi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kab. Kapuas, Bambang Edi W.

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah terus meningkat.

Data Dinas Kesehatan mencatat, terdapat 152 kasus per Januari 2019.

Meski, dinyatakan KLB tanggal 12 Nopember 2018 namun, kemudian status KLB kemudian dicabut 2 Januari 2019.

Artinya, dalam periode rentang waktu itu ada 179 kasus KLB DBD.

“Dua orang meninggal dunia diduga DBD. Mereka warga Pulau Telo dan Selat,” kata Kadinkes Kapuas Apendi, SKM melalui Kasi Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kapuas, Bambang Edi W Selasa (29/1/2019).

“Jika dibandingkan tahun 2018 hanya 441 kasus DBD. Jadi terjadi peningkatan khususnya wilayah Kecamatan Selat,” jelasnya.

Karena itulah, Bambang menghimbau kepada masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Ia mengakui, fogging (pengasapan) tidak efektif. Nyamuk tetap berkembang biak.

“Terkait ini harus diperkuat membangun kesadaran bersama melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk dan 3 M,”katanya. (ujg/ery-sb)

Check Also

Belasan Pimpinan Media Siber Banten Bentuk Kepengurusan JMSI

TANGSEL, SuaraBorneo – Belasan pimpinan media siber di Provinsi Banten membentuk kepengurusan Jaringan Media Siber …