Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Bidang SDA DPUPRPKP Kapuas Siapkan Rp. 39 Milyar Lebih

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo –¬†Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) kembali melaksanakan program lanjutan rehabilitasi jaringan irigasi.

“Rencana tahun 2019 ini telah kami siapkan pagu anggaran. Terdiri dari DAU Rp.35. 500. 000. 000,- DAK Rp. 3.824.320.000,- Total Rp. 39.324.320.000,-,” kata Kasi Irigasi Rawa Sungai Dan Pantai Bidang SDA DPUPRPKP Kapuas , Ade Lesmana Rabu (6/2/2019).

Menurutnya , proyeksi kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi rawa / tambak sebanyak 13 paket.

Tersebar di Kecamatan Kapuas Kuala, Tamban Catur, Kapuas Timur, Bataguh, Pulau Petak, Kapuas Murung, Basarang, dan Mantangai.

“Target capaian kurang lebih 136 , 5 Km dan luas total layanan sekitar 5.400 hektar,” jelasnya.

Alokasi DAK rehabilitasi jaringan irigasi rawa ada 4 paket. Proyeksi tersebar di Kecamatan Bataguh , Kapuas Murung dan Mantangai. Target capaian kurang lebih 38 Km dengan luas total layanan sekitar 3.516 hektar.

Kemudian , jaringan rawa tersebar di 15 wilayah pengamat pengairan dengan target pemeliharaan saluran/handel sepanjang 270 Km , terdiri dari 2 tahap pemeliharaan.

Selain , rehabilitasi dan pemeliharaan , pihaknya juga melakukan peningkatan jalan inspeksi sebanyak 22 paket.

“Proyeksi berada di Kecamatan Kapuas Kuala , Tamban Catur , Kapuas Hilir , Bataguh , Kapuas Murung , Basarang , Selat , Pulau Petak serta Kapuas Barat. Target sekitar 22 Km,”paparnya.

Lebih jauh dikatakan , kegiatan jasa konstruksi dan lainnya terdapat 6 paket termasuk survei dan identifikasi sungai dalam Kota Kuala Kapuas.

Survei identifikasi pantai di Kecamatan Kapuas Kuala serta survei lanjutan data base dan pemetaan jaringan irigasi rawa.

Meski begitu , tambahnya , diakui masih banyal usulan masyarakat belum terakomodir , khususnya peningkatan jalan inspeksi dan pintu air.

“Diharapkan peran serta aktif masyarakat terkait pengusulan kegiatan program melalui Musrenbang tingkat Desa , Kecamatan hingga Kabupaten yang berhubungan dengan SDA. Sehingga , menjadi skala prioritas pemerintah,”harap Ade Lesmana. (ujg/ery-sb)

Check Also

Peduli, Relawan PKS Kalteng Ikut Padamkan Kebakaran Lahan

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi beberapa bulan terakhir, tidak …