Waktu Wajib Belajar, Antisipasi Kenakalan  Di Kalangan Pelajar

Saat launching Gerimis di salah satu lingkungan SD di Sangatta, Bupati Ismunandar mengamanahkan para guru tingkatkan pemberlakuan jam belajar dirumah.

SuaraBorneo.com, KUTAI TIMUR – Memasuki masa jabatan yang sudah berjalan di tahun ke-3 Bupati Kutai Timur H Ir Ismunandar MT bersama Wabup Kutim H Kasmidi Bulang ST.MM,  selain menyukseskan program Gerakan Serentak Minum Susu (Gerimis) yang didukung penuh oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kutim sekaligus Wakil Ketua DPRD Kutim Ibunda Hj Encek UR Firgasih SH juga mencanangkan pemberlakuan wajib belajar 12 tahun.

Bupati Ismunandar saat memberikan keterangan kepada awak media menegaskan pemberlakuan jam belajar dilakukan bertujuan untuk mencegah kenakalan remaja khususnya di kalangan pelajar.

“Baik dari penyalahgunaan narkotika dan obat bius termasuk nge-lem, dengan adanya jam belajar dapat memberikan  dampak positif,” terang Bupati Ismunandar.

Agar pemberlakuan jam belajar tersebut dapat terlaksana dengan baik maka Bupati Ismunandar membuat  regulasi tentang wajib belajar atau jam malam bagi kalangan pelajar di seluruh Kutai Timur.

“Dalam regulasi mengatur waktu pemberlakuan jam belajar yaitu 19.00 sampai 21.00 Wita, dibawah pengawasan para orang tuanya masing masing tentunya jika di sekolah proses belajar belajar kan diawasi oleh bapak ibu gurunya,” ungkap orang nomor satu di Pemkab Kutim ini.

Dengan adanya pemberlakuan jam belajar tersebut nantinya diharapkan adanya komunikasi yang terjalin intens dengan para orang tua dan anggota keluarga.

“Jika komunikasi sudah berjalan maka orang tua dapat mengetahui sejauh mana perkembangan mereka baik dari sisi pendidikan, prestasi serta perkembangan interaksi dilingkungan sekolah terutama dalam menghindari hal-hal negatif,” tutup Bupati Ismunandar.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Roma Malau menyambut baik akan pemberlakuan jam malam tersebut. (ra-sb)

Check Also

Korban Kebakaran Jalan Alalak Tengah Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Sembako

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pasca kebakaran, puluhan warga yang menjadi korban Pelayanan kesehatan dan pemeriksaan dokter …