Sukseskan Pencanangan Penggunaan Tas Belanjaan Ramah Lingkungan Ketimbang Kantong Plastik

KUTAI TIMUR, SuaraBorneo – Sukses melaunching tas Belanjaan berbahan dasar daur ulang pengganti kantong plastik (tas kresek). Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Kebersihan Pertamanan Dan Pemakaman (UPTD KPP) Kabupaten Kutai Timur berniat menyosialisasikan pada lingkup pendidikan terlebih di kalangan pelajar.

Kepala UPTD KPP Basuki Isnawan  mengatakan debit volume  limbah sampah pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai 650 M3.” Sebenarnya sampah limbah plastik berdampak pada kerusakan lingkungan juga menganggu sistem kesehatan manusia, karena limbah sampah yang berada di TPA bersifat tidak mudah terurai selama 1000 tahun,” terangnya saat diwawancarai wawancarai awak media Suara Borneo belum lama ini.

Terlebih dampak pada kesehatan sangat membahayakan serta mengancam keberlangsung hidup masyarakat. ” Mungkin kita banyak belum tahu kandungan kantong kresek memiliki kandungan kimia yang berbahaya dan jika digunakan sebagai pengganti makanan sudah pasti akan menimbulkan berbagai penyakit akibat kandungan racun dari zat kimia yang dihasilkan,” tutur Basuki Isnawan.

Basuki Isnawan menjelaskan untuk itu UPTD belum lama ini melaunching tas pengganti kantong plastik berbahan dasar daur ulang yang terbilang ramah bagi lingkungan jika kesehatan manusia. ” Untuk itu program tersebut nantinya secara berkelanjutan juga akan  di terapkan pada kalangan lingkup sekolah yang berdomisili di Sangatta Kutim ini,” urainya.

“Maka kami turut menginformasikan nya kepada kalangan pelajar, karena biasanya setiap anak anak (murid) disekolah suka jajan dengan kemasan pembungkus plastik,” tegas Basuki Isnawan.

Basuki Isnawan mengungkapkankan agar dapat berjalan dengan sukses perlunya sinerginitas dengan pihak sekolahan. ” Tentunya melalui tenaga pendidik para orang tua dapat bersama-sama menginformasikan akan bahaya kandungan kimia limbah plastik,” tegasnya.

Sebelumnya UPTD KPP  bekerja sama dengan kader peduli lingkungan telah membagikan sebanyak 500 tas daur ulang pengganti sampah plastik. ” Yah dengan harapan kebiasaan mempergunakan sampah plastik dapat segera ditinggalkan dan berdalih kepada hasil produksi tas daur ulang yang ramah lingkungan,” tutup Basuki Isnawan. (aji/sb-rb)

Check Also

Disdik Kapuas Canangkan Program Tuntas Baca Tulis Alquran

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pemerintah Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mencanangkan program …