Ibarat Orang Sakit, Perda RTRWK Masuk ‘Clinic’

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Ibarat orang sakit. Jadi harus masuk ‘Clinic’. Itulah kondisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten (Perda RTRWK) produk hukum Pemerintah Kabupaten Kapuas.

“Perda RTRWK itu saat ini masuk ‘Clinic’. Artinya harus disempurnakan dan evaluasi kembali,” tandas Kasi Pengendalian Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Kapuas, Samsudinnor, ST, MM, Jum’at (15/2/2019).

Karena itu, dalam hal ini pihak eksekutif terus mengawal Perda itu baik untuk kemudian dikonsultasikan lebih lanjut ke Provinsi maupun Kementerian.

Ketika ditanya, apa persoalan sebenarnya terkait penyempurnaan dan evaluasi menyangkut Perda RTRWK itu?

“Secara subtansi adalah menyesuaikan topologi daerah Kabupaten Kapuas. Katakanlah misalnya menyangkut skala kawasan.

Sehingga, nantinya tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Samsudinnor yang juga Plt Kabid Tata Ruang DPUPRPKP Kapuas ini.

Ketua DPRD Kapuas, Algrin Gasan menyatakan, terkait Raperda RTRWK itu sudah disahkan menjadi Perda bulan Nopember 2018.

Hanya saja, sekarang memang masih masa evaluasi oleh Gubernur dan Kementerian.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kapuas, Kunanto menyatakan, kalau mereka tidak menandatangani pengesahan Perda RTRWK itu.

Alasannya, berbenturan dengan Peraturan Kementerian KLHK. (ujg/ery-sb)

Check Also

Peduli, Relawan PKS Kalteng Ikut Padamkan Kebakaran Lahan

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi beberapa bulan terakhir, tidak …