Jembatan Ambruk, Desa Hurung Tampang Terisolir

KUALA KAPUAS , SuaraBorneo.com – Tingginya intensitas hujan di wilayah Desa Hurung Tampang Kecamatan Kapuas Hulu Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah beberapa pekan terakhir mengakibatkan jembatan Sei Parapak ambruk.

Ambruknya jembatan itu karena tergerus luapan air yang cukup deras.

Bahkan, kini kondisi desa menjadi terisolir mengingat akses jalan darat satu-satunya bagi warga setempat.

“Karena itu kami berharap Pemkab Kapuas segera membantu dengan membuat jembatan pengganti,” harap Kades Hurung Tampang, Barok M. Udur Minggu (17/2/2019).

Kades mengatakan, kalau ambruknya jembatan Sei Parapak terjadi satu minggu lalu.

Warga desa, ujarnya, saat ini kesulitan melakukan aktivitasnya. Sebab ketika mereka membawa kebutuhan sembako atau barang terpaksa harus memakai sampan dibawa ke seberang.

“Meski kondisi jembatan ambruk, agar tidak terisolasi aparat desa dibantu warga membuat jembatan kecil. Sehingga dapat dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua,”paparnya.

Lebih jauh, dikatakan sebenarnya jalan itu
tidak hanya digunakan warganya saja. Tetapi warga Desa Mampai Jaya, Baronang II serta Katanjung jika mereka bepergian ke Kabupaten tetangga Gunung Mas melalui jalan tersebut mengingat jaraknya dekat.(ujg/ery – SB).

Check Also

WKRI Cabang Sanggau Gelar Berbagai Perlombaan, Meriahkan HUT RI ke-74

SANGGAU, suaraborneo.com – Wantia Katolik Republik Indonesia cabang sanggau bersama anggota ranting paroki Bunut keuskupan …