2019, BPPRD Target Pajak Sarang Walet Rp 1,8 Milyar

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kendati Perda Kabupaten Kapuas Sarang Walet belum diundangkan, namun Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) berupaya keras menggenjot Pemasukan Asli Daerah (PAD) dari objek pajak yang satu ini.

“Jika dilihat tahun 2018 target objek pajak sarang walet Rp.500 juta ternyata realisasinya kecil hanya Rp.147 juta saja. Karenanya, 2019 kami target Rp.1,8 milyar,”kata Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas, Andres Nuah M.Si Senin (18/2/2019).

Dikatakan, memang ini merupakan tantangan sehingga, mau tidak mau harus dilaksanakan.

“Tentu harus ada upaya kongkrit mengejar untuk itu,”imbuhnya seraya menjelaskan, kalau
tujuan ini demi kepentingan daerah terkait pendapatan objek pajak itu.

“Jadi BPPRD terus bergerak. Artinya, tidak hanya objek pajak sarang walet saja. Semua yang menyangkut objek pajak lainnya ditingkatkan lagi,”bebernya didampingi Kasi Penindakan BPPRD, Tutur Arizal.

Lebih jauh dikatakan, saat ini pihaknya terus mengintensifkan petugas pemungutan pajak.

Lebih dari itu, dalam hal ini pentingnya membangun kerja sama dan sinergi antar SOPD terkait seperti Satpol PP serta stake holder lainnya. (ujg/ery-sb)

Check Also

Dua ASN HSS Dapat Motor Yamaha Aerox dari Bank Kalsel

KANDANGAN, SuaraBorneo – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Lutfiah Zuraida …