Lalai Bayar Pajak, Perusahaan Tambang dan PBS Ditindak

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo –¬†Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) menyatakan, menindak tegas terhadap perusahaan tambang dan PBS.

Pasalnya, perusahaan dinilai lalai memenuhi kewajibannya membayar pajak terkait penggunaan air tanah.

“Kalau perusahaan lalai melaksanakan kewajibannya membayar pajak kami tindak,”tegas Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kapuas, Andres Nuah, SE, M.Si, Senin (18/2/2019).

Karena itulah, BPPRD berupaya keras meningkatkan objek pajak penggunaan air tanah ini. Karena perusahaan diketahui tidak memakai meteran.

“Kami sudah melakukan pola jemput bola dan melayangkan surat kepada perusahaan itu. Sehingga, mereka mengetahui kewajibannya,” jelasnya.

Dijelaskan, polanya berjalan dari tahun 2018. Kemudian 2019 pihaknya kembali menyurati perusahaan.

“Hasilnya cukup signifikan pemasukan objek pajak ini. Dari target Rp.20 juta perbulan realisasi mencapai Rp. 286 juta tahun 2018 atau 1.432 persen,”paparnya didampingi Kasi Penindakan BPPRD, Tutun Arizal.

Hanya saja, persoalannya jika pajak penggunaan air tanah ini tidak diperhatikan, daerah dan negara dirugikan.

Lebih jauh dikatakan, secara umum pendapatan daerah Kabupaten Kapuas terkait objek pajak dari target Rp.19 millyar terealisasi Rp.26 milyar atau 135 persen.

Selain, pajak penggunaan air tanah, pajak hotel 152 persen. Restoran 134 persen hiburan 91 persen, reklame 109 persen.

Kemudian, pajak penerangan jalan 108 persen pajak parkir 117 persen, pajak PBB 108 persen, lalu pajak BPHTB 350 pesen.

Namun begitu, ada dua objek pajak masih belum terealisasi. Pajak walet sebesar 29 persen serta pajak mineral bukan logam 64 persen.

“Upaya kedepan terkait pajak terus kami genjot hingga 100 persen. Dua objek pajak belum terealisasi dicari solusinya dengan mengintensifkan pemungutan”ujarnya. (ujg/ery-sb)

Check Also

BI dan RS TNI Gelar Pengobatan Gratis Untuk Warga Kampung Mendawai

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalteng kembali mengadakan, pengobatan gratis …