WALHI : Banjir Daya Tampung Lingkungan Kalteng Kritis

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Tengah menyatakan, banjir saat ini merendam wilayah hulu Kabupaten Kapuas akibat daya tampung dan daya dukung lingkungan sudah kritis.

“Kalimantan Tengah ini sudah kritis daya tampung dan daya dukung lingkungannya,” kata Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Dimas Hartono, Selasa (19/2/2019).

Menurutnya, wilayah yang seharusnya tidak boleh dibuka karena merupakan daerah serapan air maupun daerah dengan kelerengan curam telah dieksploitasi oleh investasi skala besar.

Apakah, perkebunan dan pertambangan yang bermuara pada laju deforestasi kerusakan lingkungan.

“Kami melihat proses rehabilitasi lahan-lahan kritispun terabaikan. Dampak terjadi merugikan masyarakat di wilayah lebih rendah,” jelasnya.

Seperti diketahui, tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan, DAS Kapuas wilayah hulu meluap hingga merendam puluhan rumah warga desa wilayah Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas.

Berdasar, laporan Camat Kapuas Tengah, Idie L Gaman desa diterjang banjir kiriman yakni Desa Bajuh lalu kawasan hilir Desa Marapit, Pujon, Kayu Bulan, Pujon Seberang,Tapem serta Kota Baru.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Kapuas, menghimbau warga menjaga kewaspadaan. (ujg/ery-sb)

Check Also

Korban Kebakaran Jalan Alalak Tengah Dapat Layanan Kesehatan Gratis dan Sembako

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pasca kebakaran, puluhan warga yang menjadi korban Pelayanan kesehatan dan pemeriksaan dokter …