LSM Anti Korupsi Kembali Demo, Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Kasus Korupsi

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com –¬†Gabungan LSM Anti Korupsi kembali melancarkan aksi demonstrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan, Kamis (21/2/2019).

Kedatangan puluhan aktivis Anti Korupsi dengan meneriakan yel yel berorasi di depan kantor Kejati Kalsel.

“Intinya mereka mendesak Kejati dan Polda menuntaskan kasus dugaan korupsi yang sudah dilaporkan dituntaskan,” tegas Koordinator aksi, Aliansyah.

Ditegaskan, meski sudah dilaporkan temuan korupsi kepada aparat penegak hukum Kejati dan Polda, tetapi hingga sekarang tidak ada respon dan tanggapan sama sekali.

Katakanlah, salah satu kasus dugaan korupsi proyek PDAM Pemprov Kalsel menelan dana Rp.75 milyar itu.

Bahkan, kasus perjokian perjalanan dinas fiktif Dewan kabupaten Banjar yang dilaporkan sudah dua tahun jalan ditempat. Ironisnya, pelaku santai jalan-jalan dengan keluarga.

“Ini sama sekali tidak ada kejelasan padahal sudah dilaporkan. Untuk itu, kami mendesak kasus dugaan korupsi dituntaskan,” tandas Aliansyah didampingi Haspihani, Anang Bidik, Iwan serta perwakilan Front Pembela Islam (FPI) Kalsel, Anang Toni.

Mereka menyerukan pula, jangan main-main terhadap kasus dugaan korupsi yang dilaporkan ini.

Pendemo yang hendak menemui Kajati ternyata tidak berada di tempat.

Sehingga membuat mereka berang, karena Kajati tidak menepati janjinya menemui pendemo.

Sementara itu, pihak Kejati Kalsel mengatakan, kalau Kajati sedang tidak berada ditempat melakukan kunjungan kerja ke Tanjung.

“Jika nantinya mau bertemu terlebih dahulu berkirim surat resmi,” ujar perwakilan Kejati Kalsel dihadapan pendemo.

Pantauan, Suara Borneo dilapangan, demo gabungan LSM Anti Korupsi ini dijaga ketat aparat keamanan dan sempat memacetkan arus lintas. (ad/ujg-sb)

Check Also

Peduli, Relawan PKS Kalteng Ikut Padamkan Kebakaran Lahan

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi beberapa bulan terakhir, tidak …