Polsek Sebangau Kuala Tangkap Andri Pelaku Curanmor

PULANG PISAU, SuaraBorneo.com – Andri alias Ndre (33) ditangkap Kepolisian Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, karena mencuri sepeda motor.

Warga Sumber Rejeki RT. 6 Desa Bukit Suban Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi itu ditangkap di Penginapan Maliku sekitar pukul 15.00 Wib Senin (25/2/2019).

Selain, pelaku polisi juga berhasil mengamankan barang bukti satu buah Sepeda Motor jenis Honda CB Verza warna hitam.

Korek api warna merah merk Tokai serta satu baju lengan pendek warna biru laut merk OOKEY.

Kronologis kejadian, berawal korban Mitra Saputra Perangin Angin (32) Sabtu (23/2) sekitar pukul 11.30 Wib memarkir sepeda motornya di depan koperasi PT. BAFM.

Korban, warga Jalan Maliku Permai RT. 6 Desa Maliku Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau ini tinggal bekerja di pembibitan Sawit blok O 19 PT. BAFM.

Kala itu, korban pulang kerja sekitar pukul 17.00 Wib dan melihat sepeda motornya masih ada parkir didepan koperasi.

Malamnya, sekitar pukul 19.30 korban berangkat ke acara peresmian kantor Workshop yang baru di PT. BAFM dan melihat sepeda motornya masih ada.

Sekitar pukul 21.30 Wib usai acara peresmian dan korban pulang menuju ke depan koperasi untuk mengambil sepeda motor.

Namun, betapa kaget begitu tiba depan koperasi sepeda motornya ternyata hilang dan diberitahukan kepada Koorpam dan Securty PT. BAFM untuk mencarinya tetapi tidak ketemu.

Atas kejadian itu, Senin (25/2) sekitar pukul 15.00 Wib korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Sebangau Kuala.

Dari informasi pelaku berada di Penginapan Maliku. Polsek Sebangau Kuala melakukan koordinasi dengan Polsek Maliku mengecek keberadaan pelaku.

Setelah dicek ternyata benar pelaku dan barang bukti sepeda motor ada di Penginapan.

Pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Maliku selanjutnya diserahkan ke Polsek Sebangau Kuala.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BPM, SH, SIK melalui Kapolsek Sebangau Kuala, Iptu Memet, SH membenarkan, menangkap pelaku guna proses hukum lebih lanjut.

Dikatakan, modus operandi pelaku mengambil sepeda motor dengan cara membakar kabel stop kontak menggunakan korek api.

Setelah kabel luarnya meleleh kemudian disatukan agar mesin bisa hidup.

“Pelaku dikenai KUHPidana pasal 362 tindak pidana pencurian sepeda motor. Sementara korban mengalami kerugian material Rp.10.100.000,-,”terangnya. (ujg/ery-SB)

Check Also

Penambahan Unit Transportasi Masuk Aspek Utama Smart City

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Untuk mewujudkan Banjarmasin Kota Sungai sebagai (D)River Smart City yang mengedepankan pelestarian …