Jika Traffic Light Tak Menyala, Warga Ingin Petugas Lekas Tanggap Menangani ke Lapangan

Foto ilustrasi
Teks :
Traffic light di Kutim sudah mendapat perawatan namun tak semuanya berfungsi maksimal.

SuaraBorneo.com, KUTAI TIMUR – Sejumlah warga DI Kutai Timur (Kutim) menginginkan Pemkab Kutim lebih memerhatikan traffic light secara rutin. Itu sebab masih dijumpai traffic light yang terkadang mati.

Seperti yang dipaparkan oleh Muhammad Said (23), salah seorang warga yang merasa terganggu dengan lampu merah di beberapa titik di Sangatta kadang menyala, kadang tidak.

Menurutnya, rusaknya traffic light mengganggu sistem lalu lintas di tengah kepadatan kendaraan. Di sisi lain juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan pengendara roda dua maupun roda empat.

“Ini sangat membahayakan, masalahnya bingung, semua arah berjalan bersamaan,” keluhnya.

Hal serupa dikatakan oleh Rina Amriyati warga Jalan Antasari, ia mengeluhkan perihal kondisi pengatur lalu lintas yang tidak beraturan.

“Saya pernah diserempet orang, karena sama-sama jalan. Ini membuat saya trauma,” tuturnya.

Pun begitu, dia sangat mendukung program Pemkab melalui Dishub Kutim terkait perawatan traffic light. Dia hanya meminta agar petugas lebih rutin mengoperasikan traffic light jika sedang rusak. (cik-sb)

Check Also

Bank Kalsel Gelar Edukasi Menabung Anak Usia Dini

BATULICIN, SuaraBorneo – Bank Kalsel selalu berperan aktif membangun serta mensejahterakan masyarakat khususnya di provinsi …