Tidak Ada Bis Sekolah Murid Sekolah Dasar Negeri Seputar Pendidikan Dan Kenyamukan Bernagkat Dengan Berjalan Kaki Nebeng Kendaraan Melintas dan Bersepeda

(Tampak Syarifuddin bersama kawan-kawannya menggunakan sarana sepeda menuju ke sekolah karena tidak ada sarana bis sekolah. FOTO & Rilis : Bhara Aji)

Suara Borneo.com, Kutai Timur, Sangatta – Ditengah terik matahari yang menyengat sekujur tubuh seorang bocah salah satu murid di Sekolah Dasar Negeri kawasan jalan Pendidikan, Sangatta Kabupaten Kutai Timur Syarifuddin bersama kawan – kawan terkadang berangkat maupun pulang sekolah menggunakan sepeda.

Syarifuddin menuturkan dirinya sangat beruntung memiliki sepeda sehingga terbantu sebagai sarana transportasi menuju sekolahan. “ Tapi ada juga teman kami yang rela berjalan kaki, bahkan menebeng kendaraan yang melintas,” urai murid berkukit sawo itu.

Begitu juga seperti yang dijumpai oleh media Suara Borneo Sangatta – Kutim Indra, ia menuju sekolahan dikawasan kenyamukan dengan berjalan kaki. Tampak seragam anak itu basah karena peluh keringat dan wajah yang letih, namun tidak menjadi alasannya baginya untuk tidak masuk sekolah.

“ Saya tetap semangat dan harus buat bangga orang tua, saya tidak mau membebani orang tua untuk membelikan sepeda karena bapak saya hanya sebagai pemulung,” jelas Indra.

Baik Syarifuddin dan Indra sangat berharap baik kepada Dinas Pendidikan agar tersedianya sarana antar jemput sekolah seperti bus sekolah, terlebih akses jalan menuju sekolah keduanya terbilang jauh dan belum ada rute angkutan umum masuk. (aji/ra-sb)

Check Also

Prestasi Diraih 100 Hari Kerja Direktur Utama Bank Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejak dilantik secara definitif Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Jum’at 4 Januari …