Pejabat Dishub Kapuas Perlu Pertimbangan Matang Tukar Tempat Kerja

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pejabat Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Untung Harianto menyatakan, membutuhkan pertimbangan dan proses yang matang terkait rencana tukar tempat kerja Diskominfo dengan Dishub.

Pasalnya, Dishub memiliki tanggung jawab dan eskalasi kegiatan yang tinggi dalam menjalankan tugas terkait penanganan transportasi.

Ditegaskan, saat ini Dishub sendiri memiliki armada 8 angkot 4 Bus serta 4 mobil operasional.

“Persoalannya kalau Kantor Dishub dijadikan tempat Media Center/Televisi Kapuas serta RSPD seperti rencana Diskominfo. Lalu dimana kami menaruh semua asset milik Dishub itu.

“Jadi ini sudah tidak benar. Harus membutuhkan pertimbangan yang matang,” tandasnya Kamis (7/3/2019).

Kasi Angkutan Dishub Kapuas ini menegaskan pula, dilihat sejarahnya awal tahun 2017 sebagaimana Peraturan Menteri Nomor 139 Tahun 2016 dan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 57 Tahun 2016 tentang nomenklatur dan tupoksi Dishub.

Terkait ini, lanjutnya, secara ekternal Dishub terus didorong membangun sinergitas dengan seluruh stekholder yang tujuannya bekerja sama menangani transportasi yang sangat kompleks.

“Bahkan jika dipaksakan secara internal dampaknya muncul konflik dan mempengaruhi kinerja ASN Dishub. Karenanya, seiring berjalannya waktu meski menjadi Dishubkominfo tetapi awal kantor ini adalah Dishub,” bebernya seraya menjelaskan, kenapa rencana ini tidak dari dulu diusulkan sebelum perubahan nomenklatur SKPD ketika itu.

Plt Kadis Kominfo Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriat sebelumnya mengatakan, pihaknya memang berencana mengusulkan tukar tempat kerja dengan Dishub dalam rangka percepatan program Diskominfo sehingga, dibutuhkan tempat kerja yang repsentatif.

Sementara itu, rapat singkronisasi tukar tempat kerja antara Diskominfo dan Dishub digelar Jum’at (8/3).

Surat resmi Nomor : 555/178/Umum/III/2019 itu ditandatangani Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas Vitrianson ditujukan kepada Kadis Dishub dan Plt Kadis Kominfo dengan tembusan Bupati Kapuas dan BPKAD. (ujg/ery – SB)

Check Also

Patroli Gabungan di Perbatasan, Cegah Penyeludupan Secara Ilegal

KAPUAS HULU, SuaraBorneo – Untuk mengantisipasi masuknya barang terutama akomoditi pertanian secara ilegal dari luar …

error: Off