Bawaslu : Laporan Pelanggaran Pemilu Harus Penuhi Syarat Formil dan Materil

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Iswahyudi Wibowo menyebut, laporan dugaan pelanggaran Pemilu harus memenuhi syarat formil dan materil.

“Karenanya menyamakan persepsi Bawaslu Kapuas menggelar Bimtek Penanganan Pelaporan Temuan Pelanggaran Pemilu 2019 bagi Panwaslu dan Kepala Sekretariat Kecamatan se-Kabupaten Kapuas,”katanya kepada wartawan di Hotel Walet Mas Kuala Kapuas Jum’at malam (8/3/2019).

Menurutnya, penanganan pelanggaran Pemilu Pileg/Pilpres 2019 mengacu Perbawaslu Nomor 7 tahun 2018.

Hanya saja, penanganan pelanggaran Pemilu berbeda dengan Pilkada. Pilkada mekanismenya dilaporkan dan diregistrasi untuk kemudian diproses.

Sedangkan, saat ini waktunya hanya 3 hari untuk dikaji dan diteliti. Tetapi jika tidak memenuhi persyaratan diberi hingga batas waktu 7 hari.

“Kalau batas waktu 7 hari tersebut juga tidak memenuhi syarat formil dan materil dinyatakan gugur,”paparnya.

Syarat formil dimaksud, lanjutnya, terkait identitas pelapor apakah WNI, Peserta Pemilu serta Pemantau Pemilu.

Kemudian, syarat materil tentang peristiwa disertai fakta dan bukti-bukti. (ujg/ery-SB)

Check Also

Mulawarman Peduli, Kodim 1007/Bjm Bagi Buah Segar ke Petugas Linmas Tiap Kecamatan

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Cuaca yang cukup terik di Kota Banjarmasin akhir akhir ini membuat gerah …