Nyata!!! Haul Guru Sekumpul Ke 14 Terbesar di Dunia

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Berbagai penjuru daerah baik dari dalam serta luar kota Martapura-Kalsel, provinsi lainnya, bahkan dari luar negeri (Afrika, London-Inggris, Aljazaer, Mekkah, Madinah, Hadromaut/Yaman, Jeddah, Turki, Singapore, Malaysia, dan lain-lain) datang untuk menghadiri acara tersebut.

Keunikan dan kemulian jama’ah terjadi, ada yang berjalan kaki dari Kota Palangkaraya menuju Martapura dengan jarak kurang lebih 220 KM selama 7 hari dan beliau disambut gembira oleh masyarakat yang beliau lintasi dan juga anak-anak umur belasan tahun secara rombongan menggunakan sepeda yang menempuh ratusan kilometer.

Bahkan ada yang menggunakan motor yang melintasi hutan belantara untuk menuju haulan tersebut dengan contoh beberapa jama’ah berasal dari Melak (Kal-Tim), begitu juga mereka yang berasal dari Tembilahan (Pekan Baru) dan dari Tawau (Malaysia) dengan menggunakan perahu motor dll yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Saya sangat terharu dan menangis dengan banyaknya para jama’ah yang sangat antusias menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul ke 14 tersebut yang diperkirakan lebih dari 2 juta orang bahkan, tiap tahun terus bertambah dan tidak berkurang sama sekali menurut informasi petugas di sekumpul tersebut.

Keunikan dan kemuliaan lainnya adalah adanya Rest Area/tempat istirahat di mana-mana yang mana halnya semuanya diberikan secara gratis, baik berupa makanan/snack, minuman, kamar mandi/toilet, ada juga isi BBM gratis dengan menunjukkan Stiker Haul ke 14 saja bahkan ada posko untuk cek kesehatan yang dilengkapi obat-obaran dan vitamin baik dari Kalsel sendiri, Kalteng bahkan sampai area Kaltim.

Banyak para jam’ah yang merasakan sendiri hal itu bahkan salah satu jama’ah memberikan informasi bahwa mereka datang jauh-jauh ke Sekumpul hanya bermodal trasport saja dan ada juga jama’ah berangkat hanya bermodal badan saja karena semua sudah ditanggung oleh sukarelawan.

Pertanyaannya adalah dari mana dana tersebut di dapatkan? Hal itu merupakan inisiatif masing-masing dengan wujud dari antusias dan kepedulian relawan yang sangat ikhlas tanpa pamrih untuk membantu para jama’ah yang hadir menuju haulan ke 14 ini.

Dari kalangan tua, muda bahkan anak kecil berada di depan jalan untuk mengarahkan para jama’ah agar mampir di rest area masing-masing.

Berdasarkan pesan Almarhum Abah Guru Sekumpul semasa hidup beliau yaitu jangan meminta sumbangan, lebih baik aku tidak usah dihauli. Itulah dasar acuannnya dan menjadi sebuah keberkahan saat ini yang mungkin saja hanya di Kalsel dapat ditemui.

Begitu pula para petugas relawan Abah Guru Sekumpul sebanyak 16.000 orang lebih yang senantiasa selalu memberikan pelayanan yang terbaik, mereka bertugas siang dan malam baik di posko, dapur umum, jalan-jalan dan relawan bagian kebersihan tanpa digaji dan mengharap imbalan apapun dan begitu sabar menghadapi para jama’ah.

Dengan respon cepat membagikan makanan, mengatur jalan,mengantar dan menjemput jama’ah, mengarahkan para jema’ah sambil memungut sampah yang berserakan di jalanan, menginformasikan hal-hal darurat bahkan mereka mengawal jama’ah yang sakit dengan infus di tangan menggunakan ambulans bahkan membawa jama’ah yang sakit menggunakan motor roda dua yang mereka sendiri mengawalnya ke rumah sakit.

Pada hari pertama saya melihat jama’ah wanita yang tua asal dari Tembilahan-Riau kelelahan karena tidak kuat berjalan kaki lebih jauh lagi, begitu sigap respon petugas relawan untuk meminjamkan kursi roda di posko Kesehatan. Kinerja mereka sangat luar biasa untuk melayani kita semua yang hadir di acara haul tersebut.

Saya sangat bangga kepada mereka dan tanpa sadar air mata saya keluar dengan sendirinya. Saya melihat mereka sampai tidur dalam kondisi duduk dan memahami kondisi mereka yang begitu kelelahan bahkan mereka lupa akan makan hanya untuk melayani kita semua.

Saya mewakili para jama’ah lainnya mengucapkan terima kasih banyak kepada para petugas relawan dan para masyarakat wilayah sekumpul dan sekitarnya dengan begitu mulia sudah banyak membantu serta menjamu semua jama’ah, memberikan penginapan, makan dan minum secara gratis serta pelayanan yang sangat memuaskan bagi kami.

Hanya Allah lah yang dapat membalas kebaikan kalian semua, semoga kita nantinya dapat berhadir di haulan berikutnya dan semoga Allah memberikan rahmat dan kita diberikan syafa’at oleh yang Mulia Rasulullah dan berkat Guru Sekumpul dikumpulkan di akhirat nanti bersama beliau. Amin Allahumma Amin.

Inilah kutipan berdasarkan fakta yang sebenarnya pada Haulan Abah Guru Sekumpul ke 14, saya minta maaf, minta halal dan minta ridho jika ada yang kurang berkenan di hati pembaca sekalian. (ad/ujg-sb)

Wassalam…

Check Also

Warga Berkerumun di Mobil Oksigen PKS Palangka Raya

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk Kota Palangka Raya masih …