Aksi Pencurian Sarang Walet, Dua Kabur Satu Ditangkap Polisi

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Aksi pencurian sarang walet terjadi di Handel Tabalien Desa Teluk Palinget Kecamatan Pulau Petak Kabupaten Kapuas sekitar pukul 4.00 Wib Jum’at (15/3/2019).

Hamlan (27) warga Desa Palingkau Lama Kecamatan Kapuas Murung berhasil ditangkap polisi namun dua orang lainnya kabur.

Kronologis kejadian menyebut, berawal kegiatan patroli anggota Polsek Kapuas Murung di Jalan Pemuda sekitar pukul 3.12 Wib Jum’at subuh (15/3).

Polisi pun merasa curiga melihat tiga orang berboncengan mengendarai motor Suzuki Shogun SP warna Biru dan Kuning Emas tanpa plat tepatnya di Jalan Sei Papuyuh.

Saat diberhentikan dua orang melarikan diri dan satu orang diamankan. Begitu diiterogasi jawabannya berbelit-belit.

Tetapi, Polisi tidak kehilangan akal orang mencurigakan itu terus diinterogasi mendalam hingga akhirnya mengakui kalau mereka habis mencuri Sarang Walet.

Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Budi Martono kepada wartawan Jum’at (15/3) membenarkan aksi pencurian Sarang Walet ini.

Dikatakan, korban pemilik Sarang Walet Masiah (41) warga Handel Tabalien RT. 005 kala itu hendak Sholat Subuh. Ia terkejut melihat pintu bangunan Sarang Burung Walet miliknya sudah dalam keadaan terbuka.

Bahkan, kunci gembok sebanyak dua buah sudah dalam keadaan rusak. Atas kejadian itu korban melaporkannya ke Polsek Pulau Petak guna proses hukum lebih lanjut.

“Selain mengamankan satu orang tersangka juga diamankan barang bukti hasil curian Sarang Walet, satu buah kunci gembok beserta engselnya,” katanya sembari menjelaskan tersangka dikenai pasal 363 KUHPidana pencurian dan pemberatan.

Korban mengalami kerugian Rp. 6.000.000,- hasil Sarang Walet sekitar 0,5 Kg. (ujang/ery-SB)

Check Also

Warga Berkerumun di Mobil Oksigen PKS Palangka Raya

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk Kota Palangka Raya masih …