Pasca Kebakaran, Siswa SMP IT Terpaksa Belajar di Tenda Darurat

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pasca kebakaran ratusan siswa SMP Islam Terpadu (IT) Ponpes Babussalam Kapuas terpaksa belajar di tenda darurat dalam kondisi tidak layak.

“Ketika saya melihat langsung kondisi mereka sangat memprihatinkan,”ungkap Teguh Prasetya Madjan salah seorang aktivis pendidikan di Kapuas Sabtu (23/3/2019).

Menurutnya, tidak sedikit siswa yang mengeluhkan kondisi di tenda darurat, udara yang tak segar, bahkan kadang ada gangguan serangga.

Ironisnya sangat disayangkan, meski hampir satu pekan peristiwa kebakaran sekolah terjadi namun belum ada kunjungan pihak-pihak terkait.

Teguh mengatakan, kalau ia sangat sedih melihat kondisi di lokasi sekarang ini. Sejauh ini belum ada kunjungan dari pihak-pihak terkait.

Lebih lanjut, anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Kapuas ini mengatakan, musibah kebakaran (17/3) lalu selain ruangan juga perpustakaan yang menghanguskan ribuan buku sehingga membuat sekolah kehilangan buku literatur.

Kehadirannya di sana sekaligus memberikan motivasi agar siswa tetap semangat meski dengan segala keterbatasan.

“Dalam kondisi ini kita harus belajar ikhlas dan bersyukur,”pesannya sembari mengharapkan adanya perhatian pihak terkait dapat membantu. (ujang/ery-SB)

Check Also

Kebersamaan Warga dengan Anggota Satgas TMMD di Kampung Kuin Kecil

BANJARMASIN, suaraborneo – Sebagai masyarakat yang menganut adat ketimuran budaya silaturahmi di negeri ini cukup …