Ikan Arwana Langka, RTRWK Harus Sesuaikan Ekosistem Perairan Darat

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Keanekaragaman hayati spesies ikan langka Arwana atau Tangkalasa yang tumbuh dan berkembang biak di perairan darat Kabupaten Kapuas kini semakin berkurang sehingga perlu dijaga kelestariannya.

Untuk itu, terkait pemetaan kawasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kapuas harus disesuaikan dengan ekosistem lingkungan perairan darat.

Hal ini dikatakan, Direktur
Yayasan Tahasak Belum (Tabe) Murianson, di sela pertemuan Identifikasi Pemetaan Stakeholder Dalam Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan Dengan Pendekatan Ekosistem di Aula Panatau Lewu Disperindagkop dam UMKM Kapuas Selasa (26/3/2019).

Dikatakan, pihaknya sebagai konsultan RTRW saat ini kegiatannya fokus pengembangan benih ikan Arwana dan keberadaan Beje.

Kabupaten Kapuas diketahui berbatasan dengan Barito Selatan menjadi hamparan contoh konservasi kendati jika dilihat data kawasan tata ruang minim untuk itu.

“Sejauh ini pelepasliaran spesies endemik benih Arwana alam liar dilakukan di Dadahup, Mantangai serta Timpah (Desa Aruk) sebagai kawasan strategis,”ujarnya.

Perwakilan FAO Kabupaten Kapuas, Yulius Saden mengatakan, meski RTRWK final tetapi perencanaan kawasan strategis terutama menyangkut konservasi ikan Arwana melalui RDTR 2017-2021.

Sementara itu, Asisten II Setda Kapuas, H. Masrani mewakili Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengatakan, kalau tujuan pertemuan/lokakarya mengindentifikasi dan menganalisis stakeholder terkait pemetaan dan kepentingannya.

“Dalam hal ini bagaimana mengelola ekosistem perairan darat aquakultur dan keanekaragaman hayati ikan Arwana,”jelasnya.

Karena itulah, lanjutnya, kegiatan hari ini akan sangat penting untuk menyusun naskah akademik.

“Diharapkan dapat dijadikan referensi dalam pengembangan RTRW Kabupaten Kapuas secara khusus dalam bidang perikanan darat,”terangnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Musholla Nurul Huda Kuin Kecil Siap Direhab

  BANJARMASIN, SuaraBorneo – Satu satunya tempat ibadah di lokasi TMMD ke 105 kampung Kuin …