Bankeu Ada, Tapi Ada Juga Isu Rasionalisasi, Mahyunadi Ajak Untuk Tak Terprovokasi

Ketua DPRD Kutim, Mahyunadi

SuaraBorneo.com, KUTAI TIMUR – Meskipun tahun ini ada tambahan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltim, nampaknya tak terlalu berimbas signifikan dalam meningkatkan anggaran pemerintah. Pasalnya, kini isu rasionalisasi anggaran juga berkembang.

Menurut Ketua DPRD Kutim Mahyunadi, masalah rasionalisasi itu hanya sekedar isu. Kabar itu belum masuk ke DPRD. Jadi, jangan mudah terprovokasi oleh isu yang belum pasti.

“Saya baru dengar juga, belum ada pembahasan dengan DPRD. Karena itu kami di DPRD belum tahu berapa nilainya, karena DPA (dokumen pelaksanaan anggaran)-nya juga belum diberikan pemerintah,” ungkap lelaki yang akrab disapa Unad itu.

Jadi, dia menegaskan agar masyarakat, pemerintah, maupun kontraktor pihak ketiga tetap menenangkan diri. Sebab persoalan anggaran, jika ada isu sedap maupun tidak sedap, pemerintah tetap berkewajiban berkomunikasi dengan DPRD selaku lembaga pengesahan anggaran pemerintah. (cik-sb)

Check Also

Prestasi Diraih 100 Hari Kerja Direktur Utama Bank Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sejak dilantik secara definitif Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Jum’at 4 Januari …