Pemerhati Pers, Teguh Prasetya Madjan : Pernyataan ASM Oknum Caleg DPR RI Wartawan Bisa Dibayar Menyesatkan

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pernyataan ASM oknum calon legislator incumbent DPR RI dapil Kalteng terkait wartawan itu maju tak gentar membela yang bayar terus menuai kecaman keras para jurnalis.

Pemerhati Pers Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah, Teguh Prasetya Madjan menyatakan, menyesalkan atas pernyataan tersebut.

“Bagi saya ini sangat menyesatkan, tidak menyebutkan oknum wartawan. Jadi seolah-olah semua wartawan bisa dibayar, padahal realitasnya tidak,” tandasnya Jum’at (5/4/2019).

Karena itu, oknum Caleg dari partai politik berlambang pohon Beringin itu harus mengklarifikasi pernyataannya kepada pers.

“Dalam hal ini tidak sekedar hanya meminta maaf di akun facebook namun secara resmi terbuka melalui konferensi pers,” pintanya.

Ditegaskan, kalau keberadaan pers tidak hanya di daerah dan nasional bahkan seluruh dunia pers itu ada.

“Perlu diketahui pers merupakan pilar ke empat di negara demokrasi seperti Indonesia setelah kekuasaan
eksekutif, legislatif dan yudikatif diatur dalam UU nomor 40 tahun 1999,” bebernya.

Lebih jauh ditegaskan, meski sebenarnya pers selalu berpijak pada aturan yang ada, namun adanya pernyataan itu membuat seluruh insan pers terganggu, dilukai dan sangat keberatan.

“Kami tetap konsisten menjaga marwah dan martabat pers,” jelas Teguh Prasetya Madjan yang juga seorang jurnalis dan Pimred Majalah Digest Kapuas ini.

Diberitakan sebelumnya,
wartawan itu maju tak gentar membela yang bayar pernyataan oknum caleg DPR RI incumbent Partai Golkar inisial ASM di akun facebooknya mengundang reaksi keras wartawan karena dinilai melecehkan profesi pers.

Ironisnya, disebut-sebut oknum caleg dan oknum Ketua PWI Kapuas inisial SH setali tiga uang, karena diduga dalam menjalankan tugas jurnalistiknya ketika memberitakan kegiatan kampanye tidak bersikap profesional dan independen.

Terkait, independensi wartawan secara tegas telah disampaikan Dewan Pers melalui surat edaran nomor 02/SE-DP/2018 tentang posisi media dan imparsialitas wartawan dalam Pemilu 2019. (ujang/ery-SB)

Check Also

Dinsos Kapuas Akan Programkan Pemberdayaan KAT di 2 Desa

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kapuas akan programkan pemberdayaan sosial Komunitas Adat …