IWO Kalteng Akan Bawa ke Ranah Hukum Dugaan Pelecehan Profesi Pers

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Meski mengklarifikasi meminta maaf dan dianggap selesai, kecaman keras para jurnalis terkait dugaan pelecehan profesi pers oleh caleg incumbent Partai Golkar DPR RI dapil Kalteng Agati Suli Mahyudin nampaknya terus bergulir.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalimantan Tengah Angga Cahya Cipta menegaskan, akan membawa kasus dugaan pelecehan profesi wartawan ke ranah hukum.

“Dalam waktu dekat kami akan membawanya ke ranah hukum,” tegasnya Senin (8/4/2019).

Dijelaskan, walaupun Ibu Agati Suli Mahyudin telah meminta maaf dan menggelar konferensi pers tetapi justru dilakukan dengan wartawan dan organisasi lain.

“Seharusnya klarifikasi jumpa pers itu disampaikan ke organisasi IWO Kalteng di Jalan Setadji Palangkaraya itu.

Pasalnya, wartawan online sejauh ini sangat kritis memberitakan dugaan pelecehan profesi wartawan itu,” tandasnya.

Angga yang juga Ketua Pelaksana Ikatan Wartawan Online Kabupaten Kapuas sangat menyesalkan, terjadinya dugaan pelecehan profesi yang dinilai merendahkan martabat pers, apalagi dilakukan oleh seorang anggota DPR RI nota bene adalah wakil rakyat.

“Kami tetap mengecam keras pers itu pilar ke empat di negara demokrasi seperti Indonesia jelas diatur dalam undang-undang,” pungkasnya.

Diketahui, menyusul postingan Agati Suli Mahyudin di akun facebooknya, wartawan itu maju tak gentar membela yang bayar belakangan menuai kecaman keras dan protes para jurnalis.

Disebut-sebut, oknum ketua PWI Kapuas SH dalam menjalankan tugas jurnalistiknya meliput kampanye caleg tersebut diduga tidak bersikap independen.

Padahal, surat edaran Dewan Pers jelas menyatakan, terkait imparsialitas wartawan dan media bersikap independen dalam Pemilu 2019. (ujang/ery-SB)

Check Also

Kendati Hujan Babinsa Sei Hanyo Semangat Amankan Perayaan Paskah

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang sedang merayakan Paskah, Babinsa …