10 Finalis Putri Pariwisata Tabalong, Lulus Tes Wawasan dan Bahasa Inggris

TABALONG, SuaraBorneo.com – Disporapar bidang pariwisata menggelar pemilihan putri pariwisata selama 2 hari di Gedung Djoeang, Jalan Ir. Pm Noor, Sulingan, Tabalong, Kalimantan Selatan, Senin 8/04/2019 s/d selasa 9/04/2019.

“Pemilihan putri pariwisata ini adalah salah satunya untuk memberikan ruang kepada para remaja Tabalong yang berpotensi untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Tabalong,” terang Kepala Dinas Disporapar Tabalong,  Zain Ramli.

Zain Ramli  berharap pariwisata nantinya akan didukung oleh anak-anak yang terpilih. Untuk mempromosikan dan sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang kepariwisataan yang mana Pariwisata tidak hanya objek wisata tapi ada juga kesenian-kesenian yang mendukung pariwisata.

“Seperti tahun dahulu Tabalong telah berhasil meraih juara putri pariwisata dan putri persahabatan jadi tahun ini saya berharap bisa seperti tahun kemarin,” ungkapnya

Dari 60 peserta remaja yang berasal dari 12 kecamatan di Tabalong, baik wilayah Tengah, Utara, maupun Selatan. terpilih 27 peserta yang termasuk dalam nominasi.

Hari pertama Senin 8/04/2019 diadakan Bimtek dan pengetahuan umum. Putri pariwisata dituntut tidak hanya cantik saja namun seorang putri pariwisata harus memiliki wawasan yang luas tentang kepariwisataan

Selasa 9/04/2019 dari 27 peserta yang lolos seleksi menjalani tes terakhir tes wawancara mengenai wawasan nusantara, tentang pariwisata, tentang kebudayaan dan seni, bahasa inggris dan publik speaking, skill modeling setelah melalui tes tersebut terpilihlah 10 finalis.

Tantangan terberat dari peserta adalah saat tes berbahasa Inggris dan skill modelingnya. Banyak peserta mendapat nilai rendah di tes bahasa Inggris padahal itu adalah salah satu syarat menjadi Putri Pariwisata.

Adapun 10 finalis  yang telah terpilih menjadi calon putri pariwisata itu adalah, Nurul Pama Ayu. P, Nur Amalia Sari, Jianka Tamimah, Mahdiana, Siti Rizqa jauharah, Nur Winda Hasanah, Arraudah, Wafa, Nur Kumalasari, Nessa Try Firdausy.

“Dari 10 finalis itu akan di seleksi lagi untuk menghadapi grand final mendapatkan top 2 yang akan dikirim ke provinsi untuk ke pemilihan putri otonomi di Jakarta,” kata Nazwil salah satu panitia penyeleksi

Setelah selesai acara dilanjutkan foto bersama 10 finalis di Monumen Tugu Obor icon nya Kabupaten Tabalong. (mh-sb) 

Check Also

LSM FPR Kapuas Minta Bingo Ditutup

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Pemuda Reformasi (LSM FPR) Kabupaten Kapuas, meminta …