Sengketa Lahan Warga Portal PT KSS

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Warga Desa Pantai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas melakukan pemortalan areal pembibitan sawit diduga dikuasai PT Kapuas Sawit Sejahtera (KSS), Minggu (21/4/2019).

Ini menyusul belum selesainya sengketa lahan antara warga dengan pihak perusahaan. Disamping lahan pembibitan sawit belakangan disalahgunakan.

“Karena perusahaan mengabaikan sengketa lahan. Untuk itu, kami Kelompok Tani Harapan Desa Pantai Kapuas Barat mengadakan pemortalan total,” kata koordinator warga Zainudin Minggu (21/4).

Tak hanya memasang portal, warga juga membentang baliho bertuliskan “Selesaikan Kasus Kelompok Tani Harapan dan Sengketa Lahan Warga Desa Pantai”.

Zainudin menegaskan, kalau pemasangan portal kelompok tani supaya adanya tanggapan atau penyelesaian dari PT. KSS yang selama belum selesai.

“Sengketa lahan antara warga dengan perusahaan sawit terjadi di tiga desa,” imbuhnya seraya menjelaskan, kalau lahan tersebut telah tergarap perusahaan tetapi belum ada ganti rugi.

Ditegaskan pula, terkait pemortalan sebelumnya digelar rembuk dengan warga. Namun hingga kini tidak ada penyelesaian perusahaan.

“Karenanya kami meminta perusahaan diusir dari Kapuas Barat dan izinnya dicabut,” pungkasnya. (ujang/ery-SB)

Check Also

Walikota Banjarmasin Kunjungi Lokasi TMMD ke-105 Kodim 1007/Bjm

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina melakukan kunjungan kerja ke lokasi TMMD ke …