Babinsa Ajak Warga Antisipasi Banjir

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Tingginya intensitas hujan beberapa hari ini menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas, salah satunya aliran sungai Anjir Serapat Barat Kecamatan Kapuas Timur.

Mengantisipasi dampak tersebut, Babinsa Koramil 1011-03/Anjir Serapat mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan daerah aliran sungai.

Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas, Letnan Kolonel Inf Bambang Kristianto Bawono, SIP Kamis (25/4) mengatakan, sosialisasi bahaya banjir dan dampak setelahnya yang dilakukan Babinsa Anjir Serapat untuk pencegahan sejak dini akan terjadinya bencana banjir.

Dalam hal ini, agar masyarakat menata lingkungan dengan melibatkan pihak-pihak terkait, guna mewujudkan lingkungan yang strategis dan terhindar dari gangguan bencana banjir.

Dandim 1011/Klk juga mengharapkan pula, masyarakat agar mewaspadai terhadap aliran sungai yang tidak termonitor bila mengalami gangguan longsor, seperti pada bagian dinding sungai.

Karenanya, masyarakat pada musim penghujan seperti ini melakukan pengawasan handil-handil yang ada di desa, agar dapat mengambil langkah-langkah penanganan bila mengalami kerusakan atau longsor.

“Hindari berjalan di dekat saluran air untuk menghindari terseret arus banjir. Jika air terus meninggi, hubungi instansi yang terkait dengan penanggulangan bencana seperti kantor Kepala Desa, Lurah, atau Camat,” ucapnya.

Selain itu, bila ancaman bencana dimungkinkan akan terjadi, maka langkah antisipasi yang harus disiapkan seperti, bahan makanan siap saji, makanan dan susu untuk anak balita serta persediaan air bersih.

Lebih lanjut Dandim 1011/Klk menuturkan, agar masyarakat mengamankan dokumen penting seperti, ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga (KK), sertifikat, buku tabungan dan barang berharga lainnya serta menyediakan obat-obatan untuk pertolongan pertama.

“Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan mampu mengurangi resiko dari dampak bencana yang dihadapi,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Daniel mengatakan, daerah Anjir Serapat merupakan dataran rendah.

“Kalau musim penghujan tiba dengan intensitas tinggi akan memicu terjadinya banjir, tetapi banjir tersebut tidak sampai mengganggu aktifitas warga,” terangnya. (ujang/ery-SB)

Check Also

Cabuli Anak Dibawah Umur, Security di Tayan Hilir Diamankan Polisi

TAYAN HILIR, suaraborneo.com – Merasa tidak terima dengan adik kandungknya yang masih duduk dibangku kelas …