Kementerian ATR/BPN Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan

PALANGKARAYA, SuaraBorneo.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan.

“Ini komitmen kami dari jajaran pusat hingga daerah,” kata Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian ATR/BPN Sunrizal saat menghadiri deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, di Kalawa Convention Hall, Rabu (25/4/2019).

Meski diakui di masa lalu, kualitas pelayanan masyarakat memang jauh dari standar. Kedepannya ATR/BPN akan memberikan pelayanan bidang pertahanan sesuai standar internasional.

Dulu, birokrasi di negara kita ‘minta’ dilayani, bukan ‘melayani’. Ini terjadi di semua lembaga pemerintahan termasuk bidang pertanahan. “Tapi itu dosa masa lalu. Beberapa waktu terakhir terus kita lakukan perbaikan,” sebut Sunrizal.

Saat ini, lanjutnya, Kementerian ATR/BPN dan jajaran terus melakukan inovasi-inovasi dalam upaya mempercepat pelayanan, sesuai program pemerintah dalam reformasi birokrasi.

“Kementerian ATR/BPN punya mimpi yang ingin kita wujudkan bersama, yakni memberikan pelayanan sesuai standar internasional itu,” imbuhnya.

Salah satu upaya itu, ditunjukkan dengan penyatuan komitmen seluruh insan pelayanan level pusat hingga daerah, seperti yang telah digelar di dua wilayah di Kalimantan Tengah ini.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalteng Pelopor, menyampaikan apresiasinya atas deklarasi komitmen perbaikan layanan pertanahan oleh jajaran Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya ini.

“Ini (deklarasi) menjadi kedua. Sebelumnya, 2 pekan lalu dilakukan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Pelopor.

Dia menambahkan, jika dianalogikan sebagai kereta api, Kota Palangka Raya dan Kotim menjadi dua lokomotif. Sedangkan 12 daerah lain di Kalteng menjadi gerbong yang akan mengikuti langkah kedua lokomotif tersebut.

Deklarasi ini, sebutnya, merupakan implementasi dari rencana jangka pendek Kantor Wilayah BPN Kalteng yang telah dicanangkan tahun 2018 lalu. Perbaikan kualitas layanan ini menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar lagi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng.

“Kami ingin menjadi ‘juara’ di hati masyarakat Kalteng. Kenapa? karena kami memang ditugaskan untuk itu,” tegasnya.

Setelah dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan pernyataan ikrar bersama komitmen layanan masyarakat yang bebas korupsi oleh para ASN Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya, dipimpin Kepala Kantor Pertanahan Ahmad Setiawan.

Kemudian, dilakukan penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya.

Selanjutnya, digelar lokakarya dan diskusi publik menyangkut masalah-masalah pertanahan di wilayah Kota Palangka Raya. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari hingga Kamis (25/4) hari ini diikuti 160 peserta di hari pertama, dan 50 orang di hari kedua.

Dikemukakan, Kepala Kantor Pertanahan Ahmad Setiawan, peserta kegiatan terbagi atas berbagai perwakilan elemen masyarakat dan lembaga pemerintah selaku obyek layanan pertanahan, dan ASN Kantor Pertanahan Kota Palangka Raya selaku pihak pemberi layanan.

“Lokakarya bertujuan mengidentifikasi komplain masyarakat. Hasilnya akan disusun sebagai prototipe layanan pengaduan masyarakat,” pungkasnya.
(ujang/ery-SB)

Check Also

Bawaslu Kapuas Berikan Piagam Penghargaan Kepada Ketua RT 04 Selat Dalam

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas memberikan piagam penghargaan kepada Ketua …