Rangkaian HPN, PWI Gelar Bakti Sosial di Desa Binaan

MUARA TEWEH, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar kegiatan Bakti Sosial rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2019 di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut).

HPN tak hanya menjadi ajang silaturahmi insan pers Bumi Tambun Bungai. Masyarakat pun mendapat manfaat dari kegiatan tahunan ini.

Salah satu elemen masyarakat yang turut merasakan kehadiran nyata para wartawan itu adalah warga Desa Sabuh, Kecamatan Teweh Tengah. Masyarakat Desa Binaan PWI Kabupaten Barut ini kembali mendapatkan bantuan, berupa bibit tanaman buah, tong sampah, mesin potong rumput, dan perangkat olahraga.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada warga bertepatan dengan kegiatan bakti sosial dalam rangka memeriahkan HPN tahun 2019, di Desa Sabuh, Sabtu (27/6).

Kegiatan bakti sosial yang diikuti jajaran pengurus dan para anggota PWI Barut ini dihadiri pula Ketua PWI Kalteng H Sutransyah.

Kepala Desa Sabuh M Junaid, didampingi tokoh warga setempat Mahyuni, menyampaikan terimakasih kepada PWI Barut atas sejumlah bantuan tersebut.

Junaid juga menyampaikan, apresiasi terhadap PWI Kalteng dan PWI Pusat yang menginisiasi dijadikannya desa ini sebagai Desa Binaan sejak tahun 1993 lalu.

Dikatakannya, manfaat program desa binaan tersebut sangat dirasakan warga setempat, mulai dari masuknya jaringan listrik, terbangunannya jalan desa sepanjang 9 kilometer dan lainnya hingga kini.

“Ke depan, kami berharap jajaran PWI yang sudah kami anggap saudara dan keluarga sendiri bisa menyampaikan aspirasi kami, yaitu memperkuat jaringan telekomunikasi dan nyala listrik yang saat ini masih terbatas,” ujar Junaid.

Sebagai gambaran, lanjutnya, saat ini jumlah warga Desa Sabuh terdata sekitar 600 kepala keluarga, atau mencapai 1.900 jiwa yang tersebar di beberapa rukun tetangga (RT).

Masyarakat setempat umumnya bekerja sebagai petani karet, karyawan perusahaan sawit, dan sebagian lagi pegawai pemerintahan.

Terkait harapan warga tersebut, Ketua PWI Barut Robby Cahyadi berjanji akan menyampaikannya ke pihak terkait di jajaran pemerintah daerah.

Dikatakannya, PWI tidak memiliki kemampuan dana.
Namun, punya akses untuk menyampaikan usulan warga kepada pemerintah daerah. “Seperti bantuan yang kita serahkan hari ini, sepenuhnya berasal dari Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dispora, dan Dinas Pertanian,” terangnya.

Ditambahkan Robby, terkait usulan warga agar dilakukan penguatan sinyal telekomunikasi dan perpanjangan jam nyala listrik, secepatnya akan disampaikan ke Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi, serta Perusahaan Listrik (PLN) daerah.

Di kesempatan yang sama, Ketua PWI Kalteng H Sutransyah menambahkan, sudah selayaknya warga Desa Sabuh, Kabaupaten Barut, dan Kalteng pada umumnya bangga dengan dijalankannya program desa binaan ini.

Sebab, baru Desa sabuh ini yang menjadi tempat pelaksanaan program tersebut.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Pesan kami agar warga dapat menjaganya dengan baik sehingga bisa memberi manfaat dalam waktu yang lama,” katanya. (ujang/ery-SB)

Check Also

Dinsos Kapuas Akan Programkan Pemberdayaan KAT di 2 Desa

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kapuas akan programkan pemberdayaan sosial Komunitas Adat …